Sepuluh Miliar untuk Damaikan Konflik di Intan Jaya

39

JUMAT, 24 MARET 2017

JAYAPURA — Pasca konflik dalam proses Pilkada di Kabupaten Intan Jaya dan mengakibatkan enam orang meninggal dunia serta korban luka-luka, pemerintah setempat keluarkan anggaran Rp10 miliar guna menyelesaikan perdamaian seperti bayar denda uang kepala (korban meninggal) kepada keluarga, renovasi rumah yang rusak dan pengobatan terhadap korban luka-luka.

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni.

Hal ini diungkapkan Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Jumat (24/3/2017). “Dana sebesar itu kami sudah anggarkan di APBD 2017,” kata Tabuni di Jakarta dari ujung selulernya.

Hingga kini, situasi di kabupaten yang ia pimpin telah kondusif pasca konflik Pilkada yang terjadi 24-25 Februari lalu. “Kondisi secara umum sudah aman terkendali, para korban yang dirawat di rumah sakit Nabire dan Timika sudah dalam kondisi membaik, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tuturnya.

Bupati mengimbau kepada masyarakat di Intan Jaya jangan terpengaruh dengan informasi-informasi dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk mengadu domba rakyat, mengakibatkan pembangunan  terganggu.

“Kalau ada pihak yang klaim sudah menang dan sebagainya diharapkan bisa menahan diri,” demikian dikatakan Bupati Intan Jaya.

Saat ini proses Pilkada Intan Jaya sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi, lanjut Natalis Tabuni, sehingga semua pasangan calon, bahkan simpatisan pendukung calon harap menahan diri hingga adanya keputusan pasti dari MK.

“Setiap pasangan dan masyarakat harus bisa menahan diri untuk menerima apa pun keputusan MK,” katanya.

Rumah yang dibakar saat konflik Pilkada terjadi.

Konflik Pilkada Kabupaten Intan Jaya yang terjadi 24 Februari lalu menyisakan korban meninggal dunia, luka-luka, termasuk rusak dan terbakarnya rumah warga sekitar Sugapa, ibu kota kabupaten tersebut. Ditambah lagi, beberapa fasilitas pemerintah yang kini tengah direnovasi juga rusak akibat konflik itu.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta/ Editor: Satmoko / Foto:  Indrayadi T Hatta

Komentar