SMA N 1 Penengahan Lampung Selatan Mulai Laksanakan USBN

108

SENIN, 20 MARET 2017

LAMPUNG — Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Penengahan, Lampung Selatan mulai melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini. Kegiatan dilaksanakan empat hari, mulai Senin (20/3/2017) hingga Kamis (23/3/2017).

Siswa SMAN 1 Penengahan terlihat fokus mengikuti USBN

Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMA 1 Penengahan, Hariri Usman menyebutkan, beberapa mata pelajaran inti yang diuji untuk IPA di antaranya Pendidikan Agama Islam, Biologi, Sejarah, PKN, Kimia, Fisika. Sementara untuk program IPS di antaranya pelajaran Pendidikan Agama Islam, Geografi, Sejarah, PKN, Sosialisasi dan Ekonomi.

“20-25 persen merupakan soal dari pusat, sisanya, sekitar 75-80 persen soal dari tingkat daerah yang dibuat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bidang Studi masing-masing di provinsi Lampung,” jelas Hariri Usman di Lampung kepada Cendana News, Senin (20/3/2017).

Disebutkan juga, setelah UJian Sekolah (US) beberapa pelajaran yang diujikan minggu berikutnya, Senin (27/3/2017) hingga Jumat (31/3/2017) dengan pelajaran sama untuk program IPA dan program IPS di antaranya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Seni Budaya, Matematika, Muatan Lokal (Mulok), Bahasa Inggris, Penjaskes, Bahasa Arab dan TIK.

Plt Kepala Sekolah SMA N 1 Penengahan, Hariri Usman dan Waka Kesiswaan, Asep Nedyana

Pelaksanaan USBN yang baru pertama kali diikuti oleh para siswa kelas XII tersebut diharapkan dapat memacu prestasi para siswa dan mempersiapkan ujian nasional (UN) yang akan dilaksanakan pada April mendatang. Dengan persiapan yang matang diharapkan USBN dapat berjalan sukses.

“Sebelumnya guru telah melakukan latihan beberapa bulan sehingga saat pelaksanaan siswa sudah bisa mengetahui kisi-kisi komposisi soal yang akan diujikan,” terangnya.

Selain itu, dalam menyukseskan USBN, berbagai cara dilakukan oleh pihak sekolah, di antaranya membuat guru dan siswa merasa nyaman dalam manjalani aktifitas belajar mengajar.

Waka Kesiswaan SMA N 1, Asep Nediyana menyebutkan, upaya untuk memberi rasa nyaman kepada para murid dan dewan guru saat ini, pihak sekolah mengembangkan suasana sekolah menjadi tempat nyaman dengan menambah beberapa taman. Jalan-jalan setapak dengan sistem paving blok di sekitar sekolah juga ikut dibangun.

Selain itu untuk memberi kenyamanan, setiap ruang kelas digunakan dua unit kipas angin sehingga siswa bisa memperoleh sirkulasi udara saat proses belajar mengajar.

Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi

Komentar