Usaha Hijab Ibu dan Anak Ini Maju Pesat

32

JUMAT, 31 MARET 2017

PADANG — Mencoba dan terus mencoba itulah semangat yang ditunjukkan Latifah. Ibu dari seorang anak tunggal ini kini kokoh menjalankan bisnis hijabnya. Sebelum berbisnis hijab, Latifah membuka usaha warung di rumahnya. Namun Latifah menyadari ia harus menjalankan amanah yang diberikan Yayasan Damandiri sebagai Ketua Posdaya Sejahtera Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Latifah memilih untuk menutup warungnya tersebut.

Usaha hijab Latifah yang berada di kawasan GOR. H. Agus Salim Padang.

Namun justru langkah yang diambilnya memberikannya inspirasi. Suatu ketika, ia melihat semangat para nasabah Tabur Puja yang kini mencapai 120 orang nasabah. Timbul keinginan Latifah untuk berjuang seperti para nasabahnya, menjadi pengusaha.

Latifah tidak langsung bergerak untuk membuka usaha yang baru, tapi mencoba membicarakan dengan putri tunggalnya Fika. Akhirnya, sang putri memilih untuk menjalankan usaha hijab. Keinginan sang putri pun dipenuhi oleh Latifah, melalui pinjaman modal usaha di Tabur Puja pada 2015.

Dengan pinjaman modal usaha Rp2 juta Latifah membeli sejumlah jenis hijab. Kesibukan Latifah di Posdaya membuat dirinya tidak memiliki waktu yang banyak untuk duduk di toko atau pun warung yang ada di rumahnya, untuk menanti pembeli. Tugas ini dilaksanakan oleh sang putri. Latifah menjual hijab dengan cara dijual kepada teman-teman di tempat kerja di salah satu dealer sepeda motor di Padang.

“Anak saya yang awalnya gigih menjual hijab ini dengan cara mempromosikannya ke teman-teman kantornya. Setelah itu, juga dipromosikan lewat belanja online, dan alhamdulillah banyak yang terjual,” ucapnya, Jumat (31/3/2017).

Latifah juga melakukan hal yang sama, yakni dengan cara mempromosikan hijabnya sesama masyarakat yang datang ke Posdaya Sejahtera. Sedikit demi sedikit usaha hijab yang dijalani oleh Latifah bersama sang putri, terlihat cukup menjanjikan. Hingga akhirnya,  pada tahun berikutnya, Latifah mengajukan penambahan modal usaha hijabnya ke Tabur Puja

Kenginan yang besar untuk menjalani usaha pun berbuah hasil, Tabur Puja memenuhi permohonan yang diajukan. Sehingga Latifah bersama sang putri memilih untuk mendirikan lapak di kawasan GOR. H. Agus Salim Padang pada setiap hari Minggu. Strategi yang dipilih oleh Latifah terbilang suskes, karena pada setiap akhir pekan, GOR. H. Agus Salim Padang ramai masyarakat yang melakukan olahraga  setiap pagi.

“Setiap hari Minggu saya bersama putri saya berjualan di GOR. H. Agus Salim Padang, kalau disana alhamdulillah lumayan laku. Buktinya jika dikumpulkan penjualan di GOR dengan belanja online, bisa mencapai Rp2 juta per harinya,” jelasnya kepada Cendana News.

Hijab yang dijual oleh Latifah bersama sang putri bervariasi modelnya, mulai dari hijab asal Bandung, Yogyakarta, dan bahkan ada hijab yang dibuat sendiri oleh Latifah. Sementara harganya pun berbeda dari masing-masing modelnya, misalnya yang paling murah ada Rp7.000 hingga dengan harga tertinggi Rp75.000.

Latifah mengaku, tidak akan menyangka usaha hijab yang dijalaninya bersama sang putri, berjalan dengan baik. Bahkanya ia menyatakan, usaha yang dijalaninya berkat ada pinjaman modal usaha dari Tabur Puja. Murni dari nol dari modal usaha pinjaman dari Tabur Puja.

Latifah.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Muhammad Noli Hendra

Komentar