Wabup Tegal: Kami Sudah Punya Kampung Matematika

0
15

KAMIS, 30 MARET 2017

SLAWI — Dengan dibentuknya BEKRAF sebagai badan yang fokus mengurus pengembangan ekonomi kreatif, Pemerintah saat ini terus gencar melakukan sosialisasi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan oleh masyarakat. Tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Tegal giat mendukung perkembangan ekonomi kreatif di daerahnya. 

Wakil Bupati Tegal Umi Aziah, kedua dari kiri.

Pada Kamis 30-3-2017 Wakil Bupati Tegal Umi Azizah melakukan soft launching pendirian Kampung Matematika atau yang lebih dikenal Kampung MD (Matematika Detik). Hal ini diinisiasi setelah Ahmad Thoha Faz menerbitkan sebuah buku matematika Detik seri-1 yang isinya merupakan serangkaian ide genuine dalam hal pembelajaran matematika.

Dikatakan oleh Umi saat menyambut Musrenbang kabupaten bertempat di Taman Rakyat Slawi, dirinya sangat senang dengan salah satu gagasan kreatif dan intelektual Matematika Detik karya Ahmad Thoha Faz yang mampu mendobrak pemikiran tentang proses pembelajaran matematika selama ini.

“Semoga di Tegal ini akan terus bermunculan Thoha Faz lainnya dengan karya kreatif yang akan bermanfaat bagi masyarakat banyak,” cetus Umi.

Umi juga berharap bahwa Kampung MD yang nanti akan dibuat di Daerah Wisata Waduk Cacaban ini mampu menjadi magnet baru ekonomi kreatif di Tegal. Jika Pare Kediri terkenal dengan Kampung Inggris-nya maka Tegal terkenal dengan Kampung Matematika Detik-nya.

Semua orang yang ingin belajar Matematika Detik harus datang ke Tegal. Jika Kampung MD ini berkembang dengan pesat, maka akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tegal.

Tegal kembali menunjukkan gaungnya jika ekonomi kreatif terus mendapatkan dukungan dari berbagai aspek. Sehingga akan mampu berkembang secara utuh dari segala sisi, baik ekonomi, sosial, maupun budaya.

Acara yang dihadiri lebih dari seratus pelaku usaha dari berbagai bidang usaha ini diharapkan akan terus berinovasi mengembangkan berbagai produk.

Ahmad Thoha Faz selaku penggagas Matematika Detik mengatakan kesiapannya untuk total terjun dalam mengelola Kampung MD. Dia juga mengatakan bahwa segenap infrastruktur dan suprastruktur yang dibutuhkan dalam proses pembuatan Kampung MD ini sedang disiapkan.

“Apalagi dengan bantuan yang datang dari berbagai pihak, aplikasi TOSM yang menjadi metode pembelajaran Matematika Detik juga sedang dirancang, tentu akan banyak relawan yang nantinya dibutuhkan saat menjelang Kampung MD ini resmi berdiri,” kata Thoha pada Cendana News setelah soft launching oleh Wakil Bupati Tegal.

Penggagas Matematika Detik Ahmad Thoha Faz

Jurnalis: Adi Purwanto/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Adi Purwanto

Komentar