Wakil Bupati Klaten Dipanggil KPK Sebagai Saksi Jual Beli Jabatan

77

SENIN, 20 MARET 2017

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten, Jawa Tengah, sebagai saksi dalam kasus perkara dugaan suap kasus “jual-beli” jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah.

Febri Diansyah, Juru Bicara KPK

KPK juga memanggil beberapa orang sebagai saksi dalam terkait kasus tersebut, di antaranya anak kandung Bupati Klaten, Andy Purnomo dan juga Eko Prasetyo, Anggota DPRD Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

“Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten dan beberapa orang terkait lainnya hari ini dijadwalkan menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka SHT dalam kasus dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,” kata Febri Diansyah, Juru Bicara KPK di Gedung KPK Jakarta, Senin (20/3/2017).

Penyidik KPK masih terus mendalami dugaan kasus suap terkait dengan jual beli jabatan yang melibatkan dua tersangka, masing-masing SHT dan SUR seorang oknum PNS Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Hingga saat ini penyidik KPK telah memeriksa sebanyak 28 saksi.

Sebelumnya diberitakan, petugas KPK sempat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Rumah Dinas Bupati Klaten, Jawa Tengah. Petigas KPK berhasil menangkap beberapa orang, salah satunya adalah Bupati Klaten  dan beberapa orang lainnya yang diduga terlibat dalam kasus perkara tersebut.

KPK juga menyita uang tunai yang diduga sebagai suap lebih dari 2 miliar Rupiah. Masing-masing dalam bentuk pecahan mata uang Dolar Amerika (USD) dan dalam bentuk mata uang pecahan Dolar Singapura (SGD).

Jurnalis : Eko Sulestyono / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Eko Sulestyono

Komentar