Wali Kota Malang Diangkat sebagai Warga Kehormatan Umat Hindu Malang Raya

128

RABU, 29 MARET 2017

MALANG — Sebagai bentuk penghargaan kepada kepala pemerintahan, umat Hindu di Malang mengangkat Wali Kota Malang, Mochammad Anton, sebagai warga kehormatan umat Hindu di Malang Raya. Penobatan tersebut dilakukan saat penyelenggaraan upacara Ngembak Geni di Candi Badut, Rabu (29/3/2017). Penobatan ditandai dengan pemasangan senteng dan udeng.

Pemasangan senteng dan udeng.

“Abah Anton adalah salah satu kepala pemerintahan di wilayah Malang dan umat Hindu patuh kepada pemerintah. Dengan kehadiran beliau sekarang di tengah-tengah kita, pada hari raya Nyepi kali ini sebagai tonggak sejarah, kami umat Hindu yang jumlahnya sekitar 22-25 ribu di Malang Raya mengangkat Wali Kota Malang sebagai warga kehormatan umat Hindu di Malang Raya,” jelas Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang, Putu Moda Arsana.

Hal senada juga disampaikan Ketua PHDI Kabupaten Malang, Sutomo Adi Wijoyo. Menurut Sutomo, perayaan upacara Ngembak Geni tahun ini mengingatkan pada abad ke empat dulu. Pada saat itu kerajaan Kanjuruhan yang dipimpin oleh raja Gajayana pada saat umat Hindu melakukan hari-hari suci dan hari raya termasuk Nyepi juga dilakukan di tempat ini, yakni di Candi Badut yang dihadiri para raja zaman dulu.

“Nah sekarang dihadiri oleh Wali Kota Malang sebagai raja di zaman sekarang sehingga mampu membangkitkan semangat kami dan mengingatkan kembali pada abad ke empat pada saat itu,” ucapnya.

Sementara itu, Mochammad Anton, mengaku bangga terhadap penghargaan yang diberikan umat Hindu di Malang kepada dirinya.

“Saya ucapkan banyak terima kasih karena telah diangkat sebagai warga kehormatan umat Hindu di Malang Raya dan saya sangat bangga,” tuturnya.

Menurut Anton, pihaknya selaku wakil pemerintah Kota Malang juga mengucapkan selamat kepada warga masyarakat umat Hindu yang telah melaksanakan hari raya Nyepi. Pada hari raya tersebut ada semangat kebersamaan untuk menyatukan sikap bersama bahwa sebagai manusia penting bagi manusia lainnya. Di Hari Raya Nyepi merupakan momen bersama-sama membangun kehidupan yang baru dan lebih baik untuk ke depan.

Wali Kota Malang, Mochammad Anton (tiga dari kiri), bersama Ketua dan pengurus PHDI se-Malang.

“Semoga kita selalu dilindungi Tuhan dan semoga dengan acara Hari Raya Nyepi ini bisa memberikan kebersamaan bagi umat Hindu dan umat agama yang lain serta selalu bisa menjalankan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi manusia serta bangsa Indonesia,” tutupnya.

Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Satmoko / Foto: Agus Nurchaliq

Komentar