Walikota Balikpapan, Pastikan 2019 tak Lagi Defisit Air

60

RABU, 22 MARET 2017

BALIKPAPAN — Meski saat ini kebutuhan air bersih di Kota Balikpapan masih mengalami defisit sebagaimana terbukti jika terjadi kemarau berkepanjangan mengalami krisis air, namun Walikota Kota Balikpapan, Rizal Effendi, memastikan pada 2019 mendatang, Balikpapan tidak akan mengalami defisit air seiring pertumbuhan dan pemukiman penduduk. 

Walikota Kota Balikpapan, Rizal Effendi

Rizal mengatakan, upaya pengadaan air bersih melalui pengadaan sumber air baku dan pembangunan waduk terus dilakukan Pemerintah, yang ditargetkan pada 2019 mendatang akan rampung. Sehingga, kondisi defisit air yang kini terjadi akan berakhir pada 2019 dan jangkauan pelayanan air bersih bisa mencapai 100 persen.  “Ya, 2019 tidak ada defisit air lagi. Kita lihat Waduk Teritip terus dikerjakan,” katanya, di sela kegiatan Musrenbang Kota Balikpapan 2018, di Aula Pemkot Balikpapan, Rabu (23/3/2017).

Rizal juga mengatakan, upaya lain yang dilakukan adalah membuat tampungan air yang digunakan saat hujan datang. “Namun, tadah hujan ini belum disosialisasikan. Masih kita pelajari dulu tadah hujan dengan tampungan air ini seperti apa,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Fisik Bappeda Balikpapan, Arfiansyah, menjelaskan, produksi PDAM saat ini sekitar 1.200 liter per detik, dan masih defisit sekitar 80 hingga 100 liter per detik seiring pertumbuhan penduduk.  Selanjutnya kebutuhan air hingga 2019 diperkirakan 1.600 liter per detik. “Itu kebutuhan dengan asumsi di 2019 sesuai dengan perkiraan pertumbuhan penduduk. Defisitnya masih 400. Dengan pembangunan Waduk Teritip 250 liter per detik dan Aji Raden 150 liter per detik,” ulasnya.

Menurut Arfi, upaya jangka pendeknya PDAM juga kini melakukan penambahan sumur air bawah tanah untuk mengakomodir kebutuhan air.  “Sumur bawah tanah lagi dibangun PDAM. Sekarang juga IPA Waduk Teritip juga sedang dikerjakan multiyears. Sedangkan pipa pendistribusian air menggunakan yang sudah ada,” tandasnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti

Komentar