1.121 Prajurit Kodam Cenderawasih Naik Pangkat Satu Tingkat

27

SENIN, 03 APRIL 2017

JAYAPURA — Sebanyak 1.121 prajurit di jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih mendapat kenaikan pangkat satu tingkat. Kenaikan pangkat satu bentuk penghargaan sekaligus kehormatan atas prestasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada satuan, bangsa dan negara. 

Prajurit-prajurit Kodam XVII Cenderawasih

“Ini satu sistem pembinaan karir dilingkungan TNI AD,” kata Mayjen TNI Hinsa Siburian di Aula Tony Rompis, Makodam, Senin (3/4/2017).

Menurutnya, semakin tinggi pangkat yang disandang seseorang, maka semakin tinggi pula tuntutan tanggung jawab yang diembannya. Ini dituntut harus konskuensi tingkatkan integritas dan kualitas prajurit setiap satuan-satuan di lingkungan Kodam XVII Cenderawasih.

“Prajurit juga dituntut tingkatkan pengetahuan, keterampilan, kepedulian dan wajib meningkatkan profesionalisme tugas dan tanggungjawab,” ujarnya.

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian

Kenaikan pangkat di lingkungan Kodam Cenderawasih ini terdiri dari Perwira Menengah (Pamen) 26 orang, Perwira Pertama (Pama) 86 orang, Bintara 347 orang dan Tamtama 571 orang. Khusus di wilayah Jayapura sebanyak 65 orang masing-masing 8 orang naik pangkat ke Kolonel, 8 Letkol, 11 Mayor, 21 Kapten, dan 17 orang naik pangkat ke Letnan Satu.

Salah satu yang mendapatkan kenaikan pangkat yakni Mayor ARH Marsisto yang dinaikkan pangkatnya dari Kapten. Ia mengaku bangga dan terharu.

“Ternyata enam bulan pertama saya lalui dengan hati merintih tinggalkan anak istri saya, ternyata ada hal baik di dalam tugas ini. Masuk enam tahun bertugas ini saya dibesarkan, dijadikan seperti ini, makin sayang Papua,” katanya.

Ia ditugaskan jauh dari anak istri ke Papua, bukan seperti dipenjara, melainkan sebagai tugas di pundaknya untuk memberikan yang terbaik buat bangsa dan negara ini.

“Saya menangis bukan takut di Papua, menangis karena jauh dari anak istri saya. Bagaimana pun jiwa prajurit, kalau alami situasi seperti itu pasti menangis,” tuturnya.

Mayor AHR Marsisto (tengah) salah satu perwira yang naik pangkat tepat tanggal 1 April 2017

Tertanggal 1 April dinyatakan naik pangkat, namun dirinya enggan gunakan pangkat barunya tersebut sebelum dilakukan secara resmi oleh Pangdam Cenderawasih.

“Alhamdulillah saya bisa kenakan pangkat baru saya di pundak, setelah kenaikan pangkat hari ini yang langsung dipimpin Pak Pangdam,” ujarnya.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta

Komentar