Banyak Hutan di Balikpapan Jadi Obyek Wisata

103

MINGGU, 9 APRIL 2017

BALIKPAPAN — Kota Balikpapan telah menetapkan 20 hutan kota melalui Surat Keputusan Walikota Balikpapan. Dari 20 hutan kota yang ditetapkan itu, beberapa di antaranya dijadikan objek wisata andalan.

Hutan Kota di Margomulyo

Setidanya, ada lebih dari tiga hutan kota dijadikan obyek wisata, di antaranya Hutan Kota Margomulyo, Graha Indah, Balikpapan Baru dan di kawasan Praja Bakti. Hutan kota yang berada di dua lokasi, yakni Margomulyo dan Graha Indah merupakan hutan mangrove.

Menurut Kasi Perlindungan SDA dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup, Arrizal Rahman, beberapa hutan yang ditetapkan itu memiliki potensi wisata alam dan menjadi daya tarik bagi wisatawan. Seperti di Margomulyo dan Graha Indah, telah lama menjadi obyek wisata dan juga menjadi andalan obyek wisata di Balikpapan. “Ada juga hutan kota yang menjadi obyek wisata di Balikpapan Baru dan Praja Bakti. Lainnya ada di Teritip yang dikelola Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan,” jelasnya, Minggu (9/4/2017).

Menurut Arrizal, kawasan Praja Bakti setiap sore ramai dikunjungi pengunjung dengan melakukan kegiatan joging atau olah raga lari. Selain itu, salah satu kota itu juga akan dilengkapi fasilitas gazebo melalui CSR Pertamina yang dimulai 2017, ini. “Harapannya, hutan kota yang dijadikan obyek wisata terus terawat dan menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang,” harapnya.

Arrizal Rahman

Sementara itu, salah seorang pengunjung di Margomulyo, Hendra, mengatakan hutan mangrove yang dilengkapi gazebo dan jembatan ulin ini menjadi daya tarik pengunjung. “Hutan mangrove memberi nuansa wisata sendiri. Apalagi kalau datang ke sini pagi atau sore, kita bisa lihat monyet berhidung panjang atau bekantan,” katanya, sembari menambahkan, jika masuk ke area hutan mangrove di Margomulyo ini tidak dikenakan biaya, kecuali hanya pengunjung harus menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti

Komentar