BPBD Banjar Evakuasi Puluhan Pohon Tumbang

54

MINGGU, 9 APRIL 2017

BANJAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Jawa Barat, mencatat ada 24 rumah rusak dan puluhan pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan Kecamatan Langgensari.

Raswan memotong batang pohon yang menimpa rumahnya

Kepala Pelaksanana BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si., mengatakan, titik bencana terjadi di wilayah Kelurahan Muktisari dan Desa Waringinsari, Kecamatan Langgensari, Kota Banjar, Jawa Barat “Beruntung dalam kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun puluhan pohon tumbang dan di antaranya menimpa rumah warga,” katanya, Minggu (9/4/2017).

Yayan menjelaskan, dari data yang berhasil dihimpun pihak BPBD Kota Banjar, beberapa puluh pohon milik warga tumbang dan di antaranya menimpa rumah menyebabkan kerusakan di bagian atap, seperti terjadi di Blok Waringin Putih, Lingkungan Langgen, RT 06, RW 02, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langgensari, Kota Banjar, Jawa Barat, pohon mangga berdiameter satu meter, roboh menimpa rumah milik Raswan (70). “Angin kencang melanda dua wilayah di Kecamatan Langgensari, yaitu Kelurahan Muktisari dan Desa Waringinsari,” katanya.

Angin kencang yang terjadi kurang lebih 10 menit, pad Sabtu (8/4/2017), sore sekitar pukul 16.00 WIB, tersebut membuat genting rumah puluhan warga porak poranda tertimpa pohon, dan terbang terkena hempasan angin kencang. Rumah warga yang mengalami kerusakan paling parah ada dua, di antaranya rumah milik Raswan (70), dan rumah milik Idi (80), warga di Lingkungan Langgen, RT 04, RW 02, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langgensari, Kota Banjar, Jawa Barat, akibat tersambar petir.

Yayan menambahkan, proses evakuasi ditargetkan hari ini bias selesai, dengan menerjunkan puluhan personel dari BPBD Kota Banjar, dan 4 unit gergaji mesin, serta dibantu oleh warga masyarakat. Yayan berharap, masyarakat meningkatkan kewaspadaan, karena musim penghujan dan cuaca ekstrim dalam beberapa pekan terakhir. Sesuai dengan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan terjadi hingga akhir Mei 2017, ini. “Masyarakat di wilayah Kota Banjar, kami imbau untuk selalu mewaspadai segala kemungkinan bencana alam yang mengancam dan melanda di wilayah Kota Banjar,” katanya.

Jurnalis: Baehaki Efendi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Baehaki Efendi

Komentar