Bulog akan Bangun Dua Gudang di Sumatera Barat

61

JUMAT, 7 APRIL 2017

PADANG — Badan Urusan Logistik Divisi Regional (BULOG Divre) Sumatera Barat, akan membangunan dua gudang beras di Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Kadivre Bulog Sumatra Barat, Benhur Ngakimi

Kadivre Bulog Sumatera Barat, Benhur Ngakimi, mengatakan, untuk di Mentawai yang merupakan daerah rawan bencana menjadi perlu untuk dibangun gudang beras, dengan luas tanah 1,5 haktare dengan kapasitas 500 ton. “Saat ini, Pemkab Mentawai tengah menyiapkan lahan, dan setelah semuanya ada dan selesai, maka akan dihibahkan ke Pemkab Mentawai, sehingga bisa digunakan untuk penyimpanan beras,” jelasnya, Jumat (7/4/2017).

Menurut Benhur, dengan adanya gudang beras di Mentawai, akan bisa mempercepat pendistribusian beras untuk masyarakat Mentawai, karena selama ini Bulog cukup kesulitan untuk mendistribusikan ke Mentawai, sebab letak geografis Mentawai yang terdiri beberapa pulau, yang menjadi kendala utama.

Sementara untuk di Pampangan, juga akan dibangunan gudang dengan kapasitas 3.500 ton beras. Pentingnya pembangunan gudang di Pampangan, karena gudang Bulog yang ada di Rawang Timur, Kota Padang, saat ini hanya sabagai gudang transit. “Jadi, untuk gudang di Pampangan akan dijadikan gudang untuk penyimpanan beras, dan gudang di Rawang Timur tetap jadi gudang transit,” ujat Benhur.

Untuk di gudang Bulog di Rawang Timur, ada sebanyak tiga gudang yang digunakan sebagai gudang transit, yang masing-masing berkapasitas 3.500 ton. Begitu juga di Ampalu, Padang, juga ada satu gudang yang digunakan sebagai penyimpanan dengan kapasitas 3.500.

Benhur juga menyebut, pembangunan gudang yang dilakukan di Sumatera Barat, merupakan Program Pembangunan Gudang Bulog yang dilakukan secara nasional, dan tidak hanya di Sumatera Barat.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Muhammad Noli Hendra

Komentar