Diduga Hina Ulama, Inul Daratista Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

0
14

SENIN, 3 APRIL 2017

JAKARTA — Puluhan ibu-ibu majelis taklim Al-Jannah Jakarta Selatan, didampingi Ketua Umum Pengusaha Indonesia Muda (PIM), Sam Aliando mendatangi Polda Metro Jaya, guna melaporkan penyanyi dangdut Inul Daratista terkait ucapannya di Instagram yang diduga telah menghina ulama.

Sam Aliano didampingi Ibu ibu Majelis Taklim Al Jannah

Dalam postingan Instagram @Inul.d mengatakan: ‘Aku cuma bayangin yang pake syurban bisa mojok ama wanita sambil main Skype itu piyee ceritanya, bisa jadi panutan‘?

Mereka menilai pernyataan Inul di Instagram tersebut tidak mencerminkan dia (Inul) sebagai publik figur, karena dengan postingan itu membuat masyarakat umum marah dan tersinggung.

“Kalau mbak Inul mau dukung calon gubernur siapa saja, boleh. Tapi jangan hina ulama kami seperti itu,” kata Sam Aliano di Sentara Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (3/4/2017).

Mereka mendesak Inul untuk klarifikasi tentang ucapannya di Instagram. Apabila belum memberikan penjelasan maka Inul diduga kuat telah melakukan pelanggaran hukum.

“Kami berharap Polda untuk segera menyelidiki kasus Inul dan bisa memberikan hukuman tegas, hal ini sesuai Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” sebutnya.

UU Pasal 28 itu berbunyi: Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, antar golongan (SARA).

Sementara, ketua majelis taklim, Yana menilai perkataan Inul tersebut telah merendahkan umat Islam. Padahal menurut Yana, Inul juga beragama Islam semestinya perkataan yang seperti itu, tidak boleh dilontarkan.

“Jadi, kami mohon dan sangat berharap kepada polisi bisa menindaklanjuti kasus ini, karena ini sudah menyangkut agama,” ujar Yana mengakhiri.

Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Adista Pattisahusiwa

Komentar