Dinas KUKMP Akan Renovasi Tiga Lokasi Binaan

42

KAMIS, 6 APRIL 2017

JAKARTA —- Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Perdagangan (KUKMP) Provinsi DKI Jakarta merencanakan akan melakukan perbaikan atau renovasi di tiga lokasi binaan (Lokbin) pedagang. Saat ini Dinas tersebut tengah menunggu proses lelang untuk menentukan pemenang yang akan mengerjakan proyek senilai Rp7 miliar itu.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DKI Jakarta, Irwandi, SH, MM, MH.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah serta Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi, SH, MM, MH di Balaikota, Kamis (6/4).

Menurutnya, tiga Lokbin itu meliputi Lokbin Kamal, Lorong 103 Koja, dan Pasar Minggu.

“Menurut data kami, di Kamal ada sekitar 180 pedagang, Pasar Minggu 150 pedagang, dan Lorong 103 ada sekitar 170 pedagang,” ujarnya.

Ia menambahkan, proyek renovasi itu dilakukan untuk mewujudkan lokbin yang lebih nyaman, baik bagi pedagangnya maupun pembeli yang datang ke lokasi itu.

“Pembangunan itu nanti kami harap akan menghasilkan lokbin yang nyaman dan aman, sehingga bisa membantu memajukan UKM yang digeluti warga Jakarta ini,” tambahnya.

Untuk pengerjaan itu, ujar Irwandi menambahkan, saat ini masih menunggu proses lelang terlebih dahulu. Diharapkan, proses lelang bisa segera selesai dan pembangunan bisa segera terlaksana sesuai tenggat waktu perencanaan.

“Ya, saat ini kami masih menunggu proses lelang. Diharapkan, proses lelang segera rampung dan pembangunan terlaksana sesuai tenggat yakni tahun 2017,” ujarnya.

Sembari menunggu itu, saat ini pihaknya tengah membangun tempat penampungan pedagang dan parkiran kendaraan bermotor yang berada di Jalan Cengkeh, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari.

Rencananya, fasilitas tersebut akan digunakan untuk menampung para pedagang di kawasan Kota Tua yang saat ini terlihat berjubel dan kurang tertata dengan rapi di di Taman Fatahillah maupun badan-badan jalan yang ada di sekitarnya.

Jurnalis: Bayu A Mandreana/Redaktur: Irvan Sjafari/Bayu A Mandreana

Komentar