Guru SD di Tegal Ajak Siswa Olah Raga di Pantai

131

SABTU, 8 APRIL 2017

TEGAL — Guru olahraga Sekolah Dasar (SD) Mintaragen 9, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sukandar, mempunyai cara pembelajaran yang kreatif, untuk mendidik siswa-siswinya agar dekat dengan alam dan mencintai lingkungan. Setiap pelajaran olah raga, Sukandar selalu mengajak siswanya untuk berolah raga di pantai.

Siswa SD Mintaragen olah raga di Pantai Alam Indah Kota Tegal

Sukandar memilih pantai sebagai tempat olahraga, bukan karena sekolah tidak mempunyai lapangan olahraga yang luas, atau dekat dengan Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal. Ia sengaja mendidik siswanya, agar lebih kreatif, bahwa alam ini akan mengajarkan banyak ilmu jika bisa dekat dengan alam.

Sukandar mengatakan, sejak 2006 ia sudah seringkali mengajak siswanya untuk melakukan olahraga di pantai. Olahraga yang dilakukan antara lain, lompat jauh, lari cepat, lompat tinggi dan olahraga lainnya. Untuk cabang atletik seperti lompat jauh dan lari cepat, siswa yang diasuhnya kerap memenangkan lomba POPDA (Pekan Olah Raga Daerah) Kota Tegal. Menurutnya, ada trik untuk meningkatkan kualitas siswa. Untuk lari cepat, Sukandar akan menyuruh siswanya latihan lari air pantai, latihan itu rutin dilakukan, sehingga saat anak tersebut lari di darat, akan terasa ringan dan cepat.

“Itulah, kenapa saya seringkali mengajak siswa-siswi ini untuk berolahraga di pantai. Selain dekat, saya juga ingin mengajarkan kepada anak-anak, bahwa dekat dengan alam itu menyenangkan, kita bisa belajar sambil berekreasi di pantai serta beprestasi. Sehingga, pelajaran olahraga tidak menjadi hal yang menjenuhkan dan membosankan serta capek yang berlebihan, karena bisa diobati dengan kesejukan air laut serta pemandangan birunya laut yang tidak terasa akan menghilangkan rasa capek,” kata Sukandar, saat ditemui Cendana News, Sabtu (8/4/2017), usai melatih siswanya olahraga di PAI.

Sukandar menambahkan, sekarang ini mengajar anak-anak harus kreatif dan punya arah yang jelas, untuk mengimbangi perkembangan zaman yang semakin cepat. Sehingga, seorang pendidik pun juga harus punya metode sendiri untuk bisa memacu kreativitas dan inovasi dari siswa-siswanya, agar kualitas sumber daya manusianya bisa meningkat, menyesuaikan perkembangan zaman. Jangan sampai materi-materi teks-book menjadi basi dan bosan diterima oleh anak-anak sekolah. “Itulah pentingnya seorang guru yang benar-benar mendidik tidak sekedar mengajar. karena seorang pendidik harus mengarahkan siswanya pada kualitas manusia yang cerdas secara emosional, intelektual dan juga spiritual.” kata Sukandar.

Sukandar

Sementara itu, salah satu siswi, Siska (10), mengaku sangat senang setiap kali gurunya mengajaknya berolahraga di pantai. Selain bisa belajar mendapatkan ilmu, juga bisa meraskaan sesuatu yang berbeda dibandingkan olah raga di lapangan sekolah. “Olahraga di pantai tidak terasa capeknya, beda dengan olahraga di lapangan sekolah yang terasa banget capeknya, dan kami juga akhirnya bisa terbiasa dekat dengan alam,” tutur Siska.

Jurnalis: Adi Purwanto/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Adi Purwanto

Komentar