Hanta Yuda: Kinerja DPD harus Ditingkatkan

65

SABTU, 8 APRIL 2017

JAKARTA — Pengamat politik, Hanta Yuda, meminta semua pihak untuk mendukung kinerja Dewan Perwakilan Daerah (DPD) agar lebih ditingkatkan. Sebab, peran lembaga DPD selama ini hanya pada tataran mengusulkan Rancangan Undang-undang (RUU).

Hanta Yuda

“DPD hanya bisa bahas RUU, setelah itu diperjuangkan oleh di DPR, sehingga relevansi DPD menjadi lemah, soalnya yang memperjuangkan RUU sampai menjadi Undang-Undang itu anggota DPR,” ujar Hanta, usai mengikuti acara polemik ‘DPD, Kok Gitu’, di Warung Daun, Cikini, Jakarta pusat, Sabtu, (8/4/2017).

Meski demikian, lanjut Hanta, dengan melihat sering terjadinya kekisruhan di internal, anggota DPD harus diisi oleh orang yang betul-betul memperjuangkan kepentingan daerah. “Jangan putus tali mandat dari rakyat itu, kita tidak boleh anti partai, karena demokrasi modern harus dengan partai politik, dengan begitu demokrasi kita akan lebih sehat,” tandasnya.

Hanta menjelaskan, demokrasi yang sehat adalah ketika Pemerintah bisa bekerja efektif, dan hal tersebut semestinya didukung penuh oleh seluruh kekuatan di DPR dan DPD, karena demokrasi menginginkan penyeimbang legislatif. Untuk itu, Hanta meminta kepada seluruh anggota DPD, agar konflik tersebut segera diselesaikan. Sebab, publik ingin melihat perwakilannya yang duduk di gedung parlemen Senayan, itu lebih mengedepankan kepentingan rakyat.

“Kita butuh DPR dan DPD yang ketika Pemerintah harus berseberangan dengan rakyat, di situ Parlemen harus keras kepada Pemerintah yang tidak mendukung kepentingan rakyat. Tapi, saat Pemerintah pro terhadap kepentingan rakyat, menegakkan konstitusi, maka anggota parlemen semua yang ada di DPR dan DPR harus mendukung,” ucapnya.

Dengan demikian, jelas Hanta, kuncinya bukan di luar atau di dalam Pemerintahan, bukan kekuatan pendukung penguasa, namun berpegang pada konstitusi bersama dan kepentingan rakyat Indonesia. “Semoga konflik DPD akan berakhir, dan kami harap segera fokus kepada eksistensi dan kinerja, dengan begitu otomatis semua akan mendukung memperjuangkan untuk memperkuat kelembagaan, memperkuat posisi dan kewenangan DPD itu sendiri,” tutupnya.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Adista Pattisahusiwa

Komentar