Harga Cabai di Solo, Turun hingga Rp50 Ribu Per Kilogram

83

SABTU, 1 APRIL 2017

SOLO — Setelah sekian lama bertengger di angka Rp100.000 per kilogram, harga cabai di pasar tradisional di Solo, Jawa Tengah, kini mulai beranjak turun. Di Pasar Legi Solo, harga cabai rawit merah yang sebelumnya tembus hingga Rp140.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 50.000. 

Pedagang Cabai di Pasar Legi, Solo

Salah satu pedagang cabai, Sumiatun, mengatakan, turunnya harga cabai tidak secara langsung, melainkan sedikit demi sedikit. Mulai dari Rp5,000 hingga 10.000 per pekannya. Kendati demikian, untuk harga cabai rawit yang sebelumnya mencapai Rp140.000 per kilogram, kini telah turun di angka Rp50.000. “Harga cabai sudah turun, sekarang Rp50 ribu sudah dapat satu kilogram cabai rawit merah,” ujarnya, saat ditemui Cendana News, Sabtu (1/4/2017).

Demikian pula dengan jenis cabai lainnya, juga telah berangsur turun. Seperti cabai merah besar yang semula Rp50.000, kini hanya kisaran Rp18.000 per kilogram. Cabai rawit putih, yang semula Rp30.000, menjadi Rp 22.000, serta cabai hijau sayur, dari Rp13.000  turun menjadi Rp8.000. “Tapi, turunnya harga cabai yang cukup besar ini belum banyak diketahui masyarakat, sehingga sebagian besar pelanggan masih menyiasati mahalnya harga cabai dengan mencampur cabai. Banyak yang belum tahu, jadi beli cabai seperti biasa waktu mahal, minta dicampur,” katanya.

Pedagang mengaku lebih memilih harga cabai yang tidak terlalu mahal. Sebab, jika harga cabai terlalu tinggi, tingkat kerugian pedagang juga tinggi. Sementara laba yang diperoleh pedagang antara harga cabai tinggi dan harga cabai rendah terhitung sama. “Kita di pasar ambil untung per kilogramnya paling banyak Rp3 ribu. Tapi, kalau harga cabai mahal, kita masih dirugikan dengan cabai sortiran. Entah, ada yang busuk  atau yang tidak layak dijual,” ungkap Sumiatun.

Sumiatun

Turunnya harga cabai ini juga terlihat dari pasokan cabai di pasaran. Sebab, pasca harga cabai turun, pasokan cabai di pasar tradisional mulai melimpah. Para pedagang berharap, harga cabai dapat stabil, sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. “Sudah banyak sekarang stoknya.  Harapannya, harga cabai bisa stabil agar tidak menyulitkan, baik pedagang maupun pembeli,” imbuh Nanik, pedagang cabai lainnya.

Jurnalis: Harun Alrosid/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Harun Alrosid

Komentar