Hari Jadi ke 103, Pemkot Malang Adakan Job Market Fair 2017

53

SELASA, 4 APRIL 2017

MALANG — Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 103 Kota Malang, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Malang kembali menggelar Bursa Tenaga Kerja (Job Market Fair) 2017 di Aula Skodam V/ Brawijaya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (4-6 April) tersebut di ikuti oleh 80 perusahaan besar.

Sutiaji membuka Jjob Market Fair.

 “Jumlah perusahaan peserta Bursa Tenaga Kerja  kali ini memang lebih banyak jika dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelumya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dari Disnaker untuk menjawab banyaknya permintaan dari para pelamar kerja untuk menambah jumlah peserta job fair,” jelas Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji usai membuka Job Market Fair, Selasa (4/4/2017).

Meskipun jumlah pesertanya lebih banyak, namun menurut Sutiaji kualifikasi perusahaan-perusahaan peserta Job Market Fair yang dilakukan oleh Disnaker sudah bagus dan sudah sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh para pencari kerja.

“Tadi saya juga sudah tekankan kepada perusahaan agar gaji yang akan diberikan nanti kepada para karyawannya harus di atas Upah Minimum Kota (UMK) atau minimal sesuai dengan UMK. Para tenaga kerja nantinya juga harus mendapatkan asuransi BPJS. Kedua hal itu sangat penting karena percuma jika nanti saat mereka diterima di salah satu perusahaan tapi ternyata malah tidak dapat kesejahteraan,” tegasnya.

Lebih lanjut Kepala Disnaker, Yudhi K Ismawardi menyampaikan bahwa pihaknya tidak menargetkan berapa banyak tenaga kerja yang harus terserap tetapi ia berharap melalui Job Market Fair ini bisa menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja. Karena menurutnya jumlah pengangguran terbuka di kota Malang semakin meningkat. Kebanyakan pengangguran terbuka tersebut bukan asli warga Malang.

“Jumlah pengguran di kota Malang sendiri untuk konkritnya masih dalam tahap pendataan. Kalau mengikuti data statistik, jumlahnya memang meningkat karena banyak dari jumlah penganguran ini yang baru lulus dari perguruan tiggi dan termasuk juga dari SMK, di mana para pengangguran tersebut sebagian bukan asli warga kota Malang,” ungkapnya.

Oleh sebab itu saat ini kami tidak hanya bekerjasama dengan perusahan yang ada di Malang kota saja tetapi juga dengan seluruh stake holder yang ada untuk membuka seluas-luasnya kesempatan kapada masyarakat agar mendapatkan pekerjaan, tandasnya.

Selain melalui kegiatan Job Market Fair, untuk mengurangi jumlah pengangguran di kota Malang kami dari Disnaker juga memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan bagi tenaga produktif di masing-masing kecamatan seperti pelatihan otomotif, pelatihan olah produk non beras dan banyak lagi pelatihan yang lainnya, pungkasnya.

Job Market Fair  sendiri mampu menarik animo masyarakat yang ingin mendapatkan pekerjaan. Ribuan pencari kerja terus berdatangan silih berganti. Tidak hanya berasal dari Kota Malang saja, pelamar juga ada yang berasal dari luar Malang.

Jurnalis: Agus Nurchaliq/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Agus Nurchaliq

Komentar