Jalan Nasional di Banjar Longsor, Tidak Kunjung Diperbaiki

0
17

JUMAT, 7 APRIL 2017

BANJAR  — Warga Kota Banjar, Jawa Barat mengeluh kondisi ruas Jalan Nasional, Banjar-Pangandaran, tepatnya di Dusun Tembungkerta, RT 03, RW 10, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, yang longsor sekitar 6 bulan yang lalu. Pasalnya ruas jalan itu hingga kini belum ada perbaikan.

Lokasi Jalan Nasional, Banjar–Pangandaran yang Longsor, tepatnya di Dusun Tembungkerta, RT 03, RW 10, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Pantauan di lapangan, lokasi jalan longsor tersebut berada pinggir jalan nasional, yang sering dilalui oleh banyak kendaraan yang melintas, baik yang akan pergi ke Pantai Pangandaran, maupun yang akan pergi ke Bandung dan sekitarnya. Sehingga sangat mendesak Jalan tersebut untuk segera dilakukan perbaikan, karena bila tidak dikhawatirkan kerusakan akan lebih besar dan parah lagi.

Penanda adanya longsor sepanjang hampir 10 meter, hanya berupa drum sebagai pembatas jalan. Belum ada pembenahan berarti hingga sekarang, padahal longsoran sudah mengancam badan jalan, dan draenase yang ada juga telah ambruk akibat gerusan air saat curah hujan tinggi.

“Kondisinya benar-benar menghawatirkan para pengguna jalan yang melintas. Terlebih disaat musim liburan, banyak kendaraan yang melintas. Kami berharap segera ada perbaikan,” ungkap warga setempat, Endang Herman (64),saat ditemui di lokasi, Jumat (07/04/2017).

Saat malam hari lanjut Endang, kondisi jalan yang berada ditikungan tersebut kondisinya gelap. Sudah Penerangan Jalan Umum ada  yang tidak berfungsi dengan baik, besi pembatas jalan juga tidak ada.  Dia mengkhawatirkan terjadi kecelakaan dan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau malam, jalan ini gelap. PJU yang ada tidak berfungsi dengan baik. Apalagi ada longsor, membuat khawatir warga bertambah,” kata Endang.

Warga berharap kepada Dinas Intansi terkait untuk, segera melakukan perbaikan jalan nasional yang longsor tersebut. Apalagi sebentar lagi menjelang bulan Ramadan, di mana semakin banyak kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Jurnalis: Baehaki Efendi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Baehaki Efendi

Komentar