Jalur Kereta Bandara Adi Soemarmo-Solo, harus Selesai 2018

57

SABTU, 8 APRIL 2017

SOLO — Presiden Joko Widodo, hari ini melakukan sejumlah lawatan di Solo dan sekitarnya. Mengawali kegiatan kunjungan kerja akhir pekan ini, mantan Walikota Kota Solo itu melakukan ground breaking pembangunan jalur Kereta API Bandara Adi Soemarmo, Solo. 

Presiden Joko Widodo mengawali pembangunan Rel Kereta Api Bandara Adi Sumarmo-Solo

“Mulai hari ini, resmi kita jalankan pembangunan jalur kereta dari Solo ke Bandara. Kalau tidak langsung dibangun, karena target 2018 harus sudah selesai,” ucap Presiden, saat konferensi pers di lokasi Ground Breaking, Sabtu (8/4/2017), siang.

Presiden mengintruksikan, pembanguan jalur kereta sepanjang 13,5 kilometer tersebut harus secepatnya dikebut. Sebab,  jika tidak  target realisasi pembangunan jalur kereta untuk menghubungkan moda transportasi  udara dengan darat tidak akan selesai tepat waktu. Terlebih, pembangunan jalur kereta ke Bandara untuk mempermudah layanan telah lama ditunggu masyarakat.

“Kalau tidak cepat tidak rampung. Terminalnya juga harus segera dibangun dari Menteri BUMN melalui Angkasa Pura. Termasuk keretanya yang dari PT Inka Madiun harus segera diselesaikan,” ungkapnya.

Presiden Joko Widodo

Ditegaskan Presiden, pembangunan jalur kereta sebagai penghubung antar moda transportasi tersebut sudah selayaknya ada di setiap bandara di Indonesia.  Sistem tansportasi  di Indonesia yang terintregasi dengan moda transportasi lainnya mampu memberikan pelayanan yang maksimal. “Kalau dengan kereta, dari Solo ke Bandara hanya 15 menit pasti akan sangat efesien waktu. Terlebih ini moda transportasi massa yang sangat murah,” imbuh Presiden.

Presiden juga mengingatkan, agar tahap pembebasan lahan yang saat ini belum rampung 100 persen agar dipercepat. Apalagi, pembangunan jalur kereta Bandara Adi Soemarmo yang menelan anggaran sekitar Rp1 triliun tersebut  banyak menggunakan lahan milik BUMN. “Milik warga hanya sebagian saja. Ini yang juga harus segera diselesaikan,” pungkas Presiden.

Jurnalis: Harun Alrosid/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Harun Alrosid

Komentar