Komunitas Motor, Bedah Rumah Warga Lumpuh di Lampung

62

MINGGU, 9 APRIL 2017

LAMPUNG — Puluhan anggota komunitas motor dari Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur dan beberapa kabupaten lain, dibantu Karang Taruna dan warga sekitar, melakukan kegiatan sosial bedah rumah milik penderita lumpuh, Supono (70), warga Dusun Rejosari, RT 04, RW 05, Desa Permatangpasir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (9/4/2017).

Bedah Rumah Mbah Pono

Menurut Ketua CB Club Lampung (CBCL) Cabang Lampung Selatan, Heri (30), bedah rumah tersebut dilakukan oleh anggota berbagai komunitas motor dari berbagai Kecamatan di Lampung Selatan dan Lampung Timur, untuk membantu memperbaiki rumah geribik bambu milik Supono, alias Mbah Pono, penderita lumpuh yang diurus oleh warga lain.

“Selama ini, kami memang sudah mendengar kondisi Mbah Pono dan selanjutnya kami memberi bantuan secara rutin berupa makanan, obat-obatan, namun pada hari libur ini, sesuai kesepakatan kita melakukan perbaikan atau bedah rumah,” ungkap Heri, saat ditemui Cendana News bersama anggota komunitas lainnya di lokasi bedah rumah.

Sebelumnya, anggota komunitas telah menggalang dana dari seluruh anggota komunitas motor, yang selanjutnya dibelikan beberapa material bangunan. Heri menyebut, semua sumbangan berupa uang dan juga barang langsung diterapkan dalam bentuk bangunan yang digunakan untuk merenovasi dan memindah rumah milik Mbah Pono.

Mbah Pono

Setelah bahan bangunan terkumpul, perehaban dilakukan secara gotong-royong. Mulai dari menurunkan genteng dan memisahkan kayu-kayu kaso. Setelah genteng selesai dipisahkan, rumah Mbah Pono dipindahkan ke lokasi lain dengan jarak sekitar sepuluh meter. Menurut warga sekitar, rumah geribik milik Mbah Pono berukuran 6 x 4 meter sudah pindah empat kali, dengan cara digotong.

Pada proses pemindahan terakhir, bedah rumah dibuat dengan ukuran 4 x 4 meter dengan penambahan fasilitas kamar mandi dan wc di dalam rumah, untuk memudahkan aktivitas Mbah Pono yang saat ini terpaksa menggunakan kursi roda, yang juga merupakan bantuan dari donatur.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Relawan P2LTS, Muhamad Anwar, mengungkapkan, sebagian anggota komunitas motor yang berasal dari kabupaten lain di Lampung sudah menginap di Desa Pematangpasir untuk menyiapkan proses bedah rumah Mbah Pono. Persiapan dilakukan dengan mengungsikan Mbah Pono di tempat tetangga, dan seluruh komunitas motor bahu-membahu menurunkan genteng dan juga perabotan lain. “Semua dilibatkan dalam proses renovasi rumah Mbah Pono, dan proses pengerjaan juga dilakukan oleh warga sekitar yang ikut peduli pada Mbah Pono,” ungkap Anwar.

Selain memperbaiki rumah agar lebih layak, Komunitas P2LTS juga memberikan sejumlah uang yang dititipkan kepada Lamiah (50), wanita yang membantu mengurusi keseharian Mbah PonoAnwar mengatakan, kepedulian anak-anak komunitas motor itu juga merupakan sebuah upaya menciptakan kepedulian anak-anak komunitas motor, yang selama ini dikesankan urakan di jalan raya. Ia berharap, kepedulian anak-anak motor tersebut bisa menjadi contoh bagi komunitas motor lainnya.

Heri (tengah) dan rekan

Selain CB Club Lampung (CBCL) Cabang Lampung Selatan dan  Paguyuban Pengendara Lintas Timur Sumatera (P2LTS), sejumlah komunitas motor lainnya juga turut terlibat dalam aksi tersebut, antara lain, Yamaha Kings Club Independen (YKCI) Lampung Selatan, dan Kings of Paret Lima Komuniti (Koplak).

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Komentar