Konferensi Khilafah HTI di Semarang, Dibubarkan

76

MINGGU, 9 APRIL 2017

SEMARANG — Ratusan ormas dari berbagai elemen di Jawa Tengah, menggeruduk Hotel Grasia, Minggu (9/4/2017) malam, ini. Mereka menolak acara Indonesia Konferensi Khilafah Forum yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sempat terjadi ketegangan, karena ormas yang terdiri dari Banser, Ansor, FKPPI, Pagar Nusa, Laskar Nusantara, berniat menghentikan acara tersebut. 

Massa gabungan ormas memenuhi pintu masuk hotel Grasia

Melihat perkembangan tersebut, Kapolrestabes Semarang, Komjen Pol. Abiyoso Seno Aji, memediasi kedua belah pihak yang berseteru tersebut. Menurut Abiyoso, demi keselamatan peserta, diharapkan konferensi tersebut dibatalkan. Apalagi, dirinya sudah mendapat perintah langsung dari Kapolri untuk menanangani persoalan tersebut. “Ini demi keamanan bersama, agar ketika kami (polisi) tinggal, tidak rusuh,” kata Abiyoso.

Abiyoso menambahkan, bahwa pada dasarnya semua yang hadir di Semarang adalah saudara, sehingga sangat disayangkan ketika harus berseteru karena perbedaan pendapat. Sebagai pengampu keamanan di Semarang dirinya berharap, agar tidak sampai ada pihak yang celaka karena adanya kejadian ini.

Karena itu, Polrestabes Semarang siap menanggung akibat pembatalan ini, semua biaya yang dikeluarkan oleh panitia akan dikembalikan 100 persen oleh Polrestabes, selain itu ia juga siap dituntut, jika dianggap sebagai ‘biang keladi’ kegagalan acara ini. “Saya melakukan ini, karena sudah mendapat instruksi langsung dari Kapolri, jadi saya siap jika harus dihadapkan ke meja hijau,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan HTI Jawa Tengah Ustad Irwansyah, menyayangkan ada larangan, dan mengatakan dengan adanya kejadian ini, seharusnya kepolisian bisa adil. “Padahal, acara ini silaturahmi biasa, silahkan saja dilihat rundown jadwalnya tidak ada tujuan yang menyimpang,” tambah Irwansyah.

Irwansyah meminta masyarakat untuk bisa melihat secara jernih permasalahan ini, jangan sampai memaksakan kehendaknya, apalagi HTI adalah bagian dari warga negara Indonesia.

Agenda mediasi yang berlangsung di dalam lobi berlangsung tegang, berkali-kali HTI ingin acara ini tetap berjalan, karena menilai sudah mengikuti prosedur yang berlaku, sementara massa ormas yang sudah terlanjur emosi ingin segera Konferensi Khilafah, dibubarkan. Situasi mencekam terjadi di luar pintu masuk utama Hotel Grasia, karena barisan gabungan ormas yang berjumlah sekitar 300 orang sudah bergerombol hingga memenuhi halaman.

Kapolrestabes Semarang Komjen Pol Abiyoso (tengah) memediasi  HTI dan Ormas

Situasi sempat ricuh, karena spanduk-spanduk Konferensi Khilafah dicopot paksa sehingga satu batalion Brimob Polrestabes Semarang disiagakan untuk mengamankan kondisi. Akhirnya, setelah melalui proses mediasi yang berlangsung selama satu jam, HTI Jawa Tengah, memutuskan untuk membatalkan acara, dengan pengawalan ketat kepolisian mereka diantar pulang ke rumah masing-masing.

Jurnalis: Khusnul Imanuddin/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Khusnul Imanuddin

Komentar