Konstruksi MRT akan Selesai Pertengahan 2018

28

KAMIS, 6 APRIL 2017

JAKARTA — Pimpinan Komisi Infrastruktur Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan pemantauan terhadap progres pengerjaan stasiun kereta bawah tanah PT. Mass Rapit Train (MRT) di wilayah Bunderan Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017).

Jalur kereta bawah tanah.

Presiden Direktur, Willy, memaparkan progres capaian tahap pertama koridor Lebak Bulus, Jakarta Selatan, hingga Bunderan HI Jakarta telah mencapai 70 persen penyelesaian.

Panjang jalur kereta dari Lebak Bulus sampai HI, kata Willy, sekitar 16 KM, diperkirakan penumpang per hari akan berkisar pada 173.400 orang, akan beroperasi dari jam 5 pagi sampai 12 malam.

“Jumlah kereta yang akan disiapkan sebanyak 16 kereta untuk jalur itu, setiap 5 menit akan ada kereta, tidak bisa menunggu lama. Jarak dari Stasiun Lebak bulus sampai HI hanya akan ditempuh dalam waktu 30 menit,” papar Willy di hadapan Pimpinan Komisi V DPR.

Program MRT ini dikerjakan pada Oktober 2013, direncanakan dapat rampung sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga dapat digunakan sebagai moda transportasi massal masyarakat Jakarta.

“Ini adalah pencapaian konstruksi kita yang akan selesai di pertengahan 2018. Semoga kereta akan beroperasi di bulan Maret 2019,” tandasnya.

Sementara, di tempat yang sama, Ketua Komisi V DPR, Michael Wattimena, menilai transportasi MRT adalah sebuah solusi untuk mengatasi kemacetan di ibu kota Jakarta. Kalau dulu warga bisa memprediksi ada waktu-waktu tertentu kemacetan di Jakarta, kapan itu bisa terjadi.

Namun, saat ini, kata Michael, dengan adanya MRT, sudah bisa mengurai kemacetan yang akut di Jakarta. Jadi, MRT merupakan solusi terbaik untuk mengatasi macet di kota metropolitan. Orang tidak lagi menggunakan mobil pribadi, tapi sudah menjadi alternatif menggunakan MRT. Karena bisa mudah diakses juga sejajar dengan moda transportasi lainnya.

Michael Wattimena dan anggota Komisi Infrastruktur didampingi Presiden Direktur MRT, Willy.

“MRT adalah solutif, bisa dijadikan sebagai sarana transportasi yang nyaman serta keamanannya terjamin,” tuturnya.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa / Editor: Satmoko / Foto: Adista Pattisahusiwa

Komentar