KPK Kembali Periksa Andi Narogong Terkait KTP Elektronik

119

SELASA, 4 APRIL 2017

JAKARTA — Hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Andi Agustinus atau Andi Narogong. Yang bersangkutan sebelumnya berhasil ditangkap dan diamankan petugas KPK pada saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jakarta Selatan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Andi Narogong telah ditetapkan KPK sebagai salah satu tersangka dalam kasus perkara dugaan “penggelembungan anggaran” dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional yang berbasis elektronik atau e-KTP. Andi Narogong ikut berperan penting dan ikut andil dalam proyek pengadaan KTP Elektronik tersebut.

“Yang bersangkutan (Andi Agutinus) kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK Jakarta, dirinya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus perkara Proyek  KTP Nasional,” ujar Juru Bicara KPK  Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Pada saat menggelar OTT, petugas KPK berhasil menyita dan mengamankan sejumlah uang yang diduga suap senilai 200 ribu Dolar Amerika (USD) dari tangan Andi Narogong. Yang bersangkutan berhasil diringkus saat sedang berada di sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Selain itu, petugas KPK juga berhasil menyita dan mengamankan 2 mobil mewah yang diduga merupakan milik Andi Narogong. Dua mobil tersebut  masing-masing adalah satu unit Toyota Alphard Velfire dan satu unit Jeep Land Rover Range Rover yang diduga berasal dari suap e-KTP.

Hingga saat ini KPK untuk sementara telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam kasus penyimpangan anggaran proyek KTP Elektronik. Masing-masing adalah Irman, Sugiharto dan Andi Agustinus alias Andi Narogong. KPK melaporkan bahwa proyek e-KTP tersebut merugikan keuangan negara sekitar lebih dari 2,3 triliun rupiah.

Jurnalis: Eko Sulestyono/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono

Komentar