Mahasiswa Papua Demo Tuntut Freeport Ditutup

72

JUMAT, 7 APRIL 2017
JAYAPURA — Puluhan orang yang tergabung dalam Front Persatuan Mahasiswa Tutup Freeport (PPM-TP), turun jalan berunjuk rasa pada beberapa titik di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (7/4/2017). Unjuk rasa ini menuntut penutupan PT Freeport Indonesia (PT FI) di Papua.

Pengunjuk rasa saat di depan gapura Uncen Jayapura.

Dari pantauan media di beberapa titik lokasi, salah satunya di depan gapura Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, pendemo membawa spanduk dan pamflet, bertuliskan Tutup Freeport, Penentuan Nasib sendiri, Self Determination For West Papua, Genap 40 Tahun Kami Dirampok.

“Aksi kami jelas untuk menuntaskan masalah tutup PT Freeport kemudian menentukan nasib sendiri dan hari ini semua media meliput aksi kami. Negara-negara yang merasakan keuntungan adalah Amerika Serikat, Korea, Jepang. Negara Indonesia hanya menjadi anak buahnya Negara-negara lain, kita ini korban khususnya orang Papua menderita di tanahnya sendiri,” kata Lucky, selaku koordinator demo saat berorasi.

Tak lama berselang saat aksi massa berkumpul, anggota Kepolisian dari Polres Jayapura Kota dan Brimob Polda Papua dipimpin Kapolres Jayapura Kota, AKBP Tober H. Sirait,  tiba di Gapura Uncen Perumnas III Waena guna mengamankan aksi demo tersebut.

Usai berorasi, massa berusaha terobos barikade kepolisian, namun aparat keamanan tak mengizinkan massa aksi untuk bergabung dengan massa yang berada di sekitaran Abepura. Tak lama berselang, Rektor Uncen Dr. Onesimus Sahuleka, SH., M.Muh membuka palang yang ditutup oleh massa aksi demo damai dari Forum Persatuan Mahasiswa.

Di tempat terpisah, mengantisipasi merembetnya massa unjuk rasa dari Kabupaten Jayapura ke kantor Gubernur Provinsi Papua, aparat keamanan dari Polres Jayapura melakukan sweeping guna mengantisipasi dan mencegah massa yang akan bergerak dari Sentani menuju Jayapura.

Beberapa pengunjuk rasa saat turun jalan di sekitaran Abepura.

“Saya minta untuk kerja sama dengan rekan-rekan agar kita mengantisipasi dan mencegah massa, rencananya akan bergerak dari Sentani sini untuk melaksanakan demo, di kantor gubernur nantinya. Yang saya ingin sampaikan bahwa setiap mobil dan angkutan yang melintas agar diperiksa dengan baik dan teliti, apabila terdapat kecurigaan maka langsung diamankan,” kata Kapolres Jayapura, AKBP Gustaf Urbinas, via seluler.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta

Komentar