Menyingkap Rahasia ‘Terbaik’ Posdaya Sejahtera Padang

106

SABTU, 8 APRIL 2017

PADANG — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Mampu merangkul masyarakat sekitar dalam pemberdayaan menjadi salah satu rahasia sukses dari Posdaya Sejahtera Gates Nan XX Lubeg Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang membawanya meraih penghargaan kategori Posdaya Terbaik Menjalankan Empat Pilar Yayasan Damandiri di HUT pertama Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami).

Ketua Posdaya Sejahtera Latifah saat menerima penghargaan Posdaya Terbaik Menjalankan Empat Pilar dari Manager KSU Derami Indra Putra

Empat pilar yang menjadi kegiatan Posdaya Yayasan Damandiri, di bidang pendidikan, Posdaya besinergi dengan bersama PAUD, TPQ, dan Majelis Taklimnya. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dalam bidang tersebut.

Pilar kesehatan, Posdaya Sejahtera juga bersinergi bersama Posyandu anak dan Posyandu Lansia, serta BKKBN dengan peserta tidak hanya dari nasabah Tabur Puja namun juga diikuti oleh masyarakat sekitar.

Pilar lingkungan, di Posdaya Sejahtera memiliki satu-satunya kegiatan yakni mengelolah taman bergizi. Istimewanya, pengerjaan tidak dilakukan oleh pengurus, namun dengan merangkul masyarakat sekitar, dan hasilnya juga dinikmati oleh warga secara gratis.

Pilar ekonomi, hal ini berkaitan dengan Tabur Puja. Khusus di Posdaya Sejahtera yang telah menjadi mandiri itu, nasabahnya hampir mencapai 200 orang. Usahanya pun beragam, mulai dari usaha, di bidang pertanian, perikanan dan kuliner. Tidak hanya itu, pelaku pariwisata pun juga ikut menjadi nasabah seperti di objek wisata Bukit Lampu, tempatnya yang telah mengantongi izin dari Pemerintah Kota Padang.

Ketua KSU Derami Padang, M. Hasymi pun mengakui bahwa Posdaya Sejahtera memang dinilai terbaik di Kota Padang dalam menjalankan empat pilar yang diimplementasikan pada masyarakat. Kesuksesan tersebut tidak terlepas dari berjalannya semua pilar yang ada dan ditetapkan Yayasan Damandiri.

“Selama ini yang kita lihat, Posdaya Sejahtera memang bagus kinerjanya dalam menjalankan empat pilar di Kelurahan Gates Nan XX, dan penghargaan yang diterimanya itu memang layak untuk Posdaya Sejahtera,” ucapnya, Sabtu (8/4/2017).

Sementara itu Ketua Posdaya Sejahtera, Latifah menjelaskan, penghargaan yang diterima oleh Posdaya yang ia pimpin itu, merupakan hasil kerja keras pengurus yang turut dibantu oleh masyarakat setempat.

“Empat pilar yang kita jalankan selama ini, tidak hanya menjadi kegiatan yang harus dijalankan, tapi memang untuk masyarakat. Jadi Posdaya Sejahtera memang hadir untuk masyarakat,” katanya.

Bahkan untuk taman bergizi, merupakan hasil dari kerja para mahasiswa Universitas Taman Siswa yang mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gates Nan XX yang dilanjutkan Posdaya dengan melibatkan masyarakat setempat. Bahkan isinya pun beragam, mulai cabai, sayur hingga buah-buahan.

Sukses merangkul masyarakat mengantarkannya meraih penghargaan Posdaya Terbaik Menjalankan Empat Pilar yang diberikan saat hari jadi KSU Derami. Prestasi tersebut tidaklah mudah untuk didapatkan, butuh kerja sama dari semua pengurus, nasabah dan tentunya dari masyarakat sekitar. Karena, untuk penentuan kriteria tersebut harus melewati proses penilaian selama tiga bulan terakhir.

Kebun bergizi Posdaya Sejahtera

Latifah menyatakan, penghargaan yang diterima tersebut bukan malah membuatnya lupa diri, namun menjadi motivasi untuk memberikan yang lebih baik ke depannya. Apalagi, sejak jadi Posdaya Mandiri, tugas utama yakni membuat Posdaya baru, sebagai bentuk syarat dalam menjalankan Posdaya yang mandiri.

“Posdaya yang akan dibuat dan dioperasikan itu namanya Posdaya Sejahtera II yang didirikan dekat dari Pasar Gauang, yang merupakan pusat perdagangan masyarakat Gates. Semoga Posdaya Sejahtera II nanti bisa memberikan harapan yang baru bagi masyarakat sekitar,” tutupnya.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Muhammad Noli Hendra

Komentar