Pantai Puri Dewata, Mulai Ramai, Lagi

93

MINGGU, 9 APRIL 2017

LAMPUNG — Pantai Puri Dewata yang dikenal dengan Pantai Onaria, di Desa Tridharmayoga, sejak 1982 menjadi salah satu rujukan wisata bahari di Timur, Lampung. Namun, sejak adanya Dermaga Jetti bagi kapal pengangkut tambang pasir pada 2002, obyek wisata tersebut berangsur sepi.

Pantai Puri Dewata

Pengelola tempat wisata Pantai Puri Dewata, Nyoman (48), mengungkapkan, sejak 2002 di sebelah timur pantai tersebut mulai sepi dengan adanya Dermaga Jetti, yang digunakan untuk kapal tongkang pengangkut pasir untuk reklamasi di Jakarta dan yang sebagian dijual ke Singapura. Namun, pemanfaatan Dermaga Jetti tersebut telah berakhir pada sekitar 2013, dan aktivitas wisatawan kembali bergairah mulai 2015. “Dulu, keberadaan Jetti dan aktivitas kapal tongkang kerap mengakibatkan pencemaran dari tumpahan oli, dan air laut keruh, sehingga pengunjung malas berkunjung,” ungkap Nyoman, Minggu (9/4/2017).

Namun, kini penghentian aktivitas pertambangan dan pengiriman pasir tersebut mulai memberi dampak positif bagi pengelola tempat wisata di Pantai Pura Dewata. Pengunjung mulai ramai mendatangi Pantai Puri Dewata setiap akhir pekan. Rata-rata 250 orang  per hari, sementara saat akhir pekan bisa mencapai di atas 500 orang per hari.

Nyoman mengatakan, kunjungan wisatawan pernah meledak pada sekitar 1998, dan pendapatan dari pemasukan tiket kunjungan wisatawan mencapai Rp36 juta per hari. Selain berguna untuk pengembangan tempat wisata, pendapatan itu juga sekaligus untuk pendapatan asli daerah (PAD). Sementara untuk hari-hari biasa, lokasi Pantai Puri Dewata sama sekali tidak dipungut biaya, sehingga kerap digunakan keluarga yang mengajak serta anak-anaknya untuk wisata akhir pekan.

Lokasi pantai yang datar dan landai, kerap dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat wisata keluarga. Sebagai lokasi wisata keluarga, Nyoman menyebut fasilitas Pantai Puri Dewata saat ini masih bersifat alami tanpa ada fasilitas wahana permainan, karena sebagian wisatawan memilih memanfaatkan bermain dengan pasir.

Nyoman

Salah-satu warga Desa Sripendowo, Marsinah, mengungkapkan saat akhir pekan atau hari libur mengajak anak-anak untuk berenang tanpa menggunakan pelampung, karena pantainya cukup landai dengan ombak cukup tenang. Kondisi cuaca bergelombang dan angin kencang dalam beberapa hari ini diakuinya tidak menyurutkan niatnya untuk berwisata bersama anak-anak.

Kawasan wisata Pantai Puri Dewata juga menjadi lokasi favorit memancing bagi para penghobi memancing. Kontur bebatuan yang ada di sebelah baratnya, kerap menjadi lokasi kegiatan memancing teknik poping di tepian pantai. Lokasi Jetti yang sudah tak terpakai, bahkan digunakan oleh sebagian pemancing untuk wisata memancing bagi para penghobi memancing.

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Komentar