Pemekaran Desa di Sikka Harus Diikuti Pemekaran Dusun

55

KAMIS, 6 APRIL 2017

MAUMERE — Pemerintah Kabupaten Sikka harus segera memproses pemekaran desa sehingga dusun-dusun yang meminta untuk dimekarkan pun bisa segera dilakukan sebab sudah banyak usulan  pemekaran dusun yang disampaikan ke DPRD Sikka.

Perumahan warga di Desa Kojadoi yang berada di pesisir pantai, jarak antar dusun sangat jauh.

Demikian disampaikan Yani Making, anggota DPRD Sikka saat ditemui Cendana News di gedung DPRD Sikka, Kamis (6/4/2017). Dikatakan Yani, setiap kali melakukan reses dan mengunjungi masyarakat sering disampaikan usulan pemekaran desa dan dusun.

“Warga sering menyampaikan adanya pemekaran desa sehingga segera dilakukan pemekaran dusun sebab jarak antar satu dusun dengan yang lainnya sangat jauh bahkan ada yang bisa mencapai satu kilometer,” ujarnya.

Ditambahkan Yani, warga Lebantour Desa Kojadoi yang menetap di Pulau Kojagete pun saat dikunjungi mengeluhkan jauhnya jarak ke Dusun Margajong untuk mengurus surat-surat dan segala persyaratan pemerintahan di Desa Kojadoi.

“Satu-satunya akses hanya lewat laut saja dan memakai perahu nelayan sehingga warga Lebantour dan Wailago meminta untuk segera dilakukan pemekaran dusun,” ungkapnya.

Selain itu, kata Yani, desa-desa di Kecamatan Alok dan Alok Timur yang berada di gugusan kepulauan jarak antar satu desa dengan yang lainnya sangat jauh dan di Pulau Kojagete setiap dusun jaraknya juga sangat jauh sekali bisa mencapai 5 kilometer.

Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga, SP kepada Cendana News di gedung DPRD Sikka mengatakan, sangat mendukung pemekaran desa dan dusun karena bisa mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sebab terkadang wilayah desa sangat luas.

Selain itu, lanjutnya, dengan adanya pemekaran maka bisa tercipta peluang untuk melakukan pemekaran kecamatan untuk mengantisipasi bila nantinya Kota Maumere yang sudah diusulkan menjadi ibu kota disetujui oleh DPD dan DPRD.

“Selama semuanya demi kepentingan masyarakat maka kami di lembaga legislatif mendukung langkah yang ditempuh pemerintah apalagi Kota Maumere sudah diusulkan menjadi  ibu kota,’ tuturnya.

Anggota Komisi I DPRD Sikka, Yani Making.

Rafael juga berharap agar setelah adanya pemekaran desa dan dusun, semua elemen di wilayah tersebut harus bersatu dan bekerja sama agar selama masa persiapan desa tersebut bisa berjalan dengan baik dan ditetapkan menjadi desa definitif.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Komentar