Pemko Malang Terus Kembangkan Sektor Pariwisata

0
18

SABTU, 1 APRIL 2017

MALANG — Kota Malang sebagai salah satu kota tujuan wisata di Jawa Timur, mau tidak mau membuat Pemerintah Kota Malang melalui dinas terkait, terus berupaya mempercantik wajah Kota Malang.

Mochamad Anton

Upaya tersebut diwujudkan dengan merevitalisasi berbagai taman kota yang ada, dan menghadirkan tempat-tempat wisata baru yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya melalui kehadiran kampung tematik.  “Pada sektor pariwisata, kita terus menegaskan ikon Kota Malang sebagai daerah tujuan wisata dengan senantiasa mempercantik wajah dan dekorasi Kota Malang, serta merevitalisasi berbagai taman kota, pedestrian dan penyediaan jaringan internet secara terbuka pada ruang publik,” jelas Walikota Kota Malang, Mochamad Anton, Sabtu (1/4/2017).

Selain itu, salah satu daya tarik wisata yang dikembangkan adalah program kampung tematik yang merupakan penataan dan pengembangan kawasan berbasis potensi lokal, unik dan dinamis. Caranya, dengan menghidupkan lagi ekonomi sesuai skala dan ukuran kampung tersebut. Sekaligus memberikan tipikal nama kampung yang sesuai dengan kreativitasnya. Satu di antaranya adalah kampung konservasi air pertama di dunia, yakni Kampung Glintung, di RW 23, Kelurahan Purwantoro, yang berawal dari program menabung air.

Kampung Glintung merupakan sebuah inovasi yang mampu menjadi solusi bagi permasalahan banjir, sekaligus menjadikan suhu  tetap terjaga dengan baik. Keunggulan yang diberikan kampung ini berdampak signifikan, sehingga terpilih sebagai salah satu nominator dari 15 besar di even Guangzhou International Award for Urban Innovation, yang digelar pada 5-8 Desembar 2016. Hal tersebut diharapkan mampu menginspirasi, memotivasi tumbuhnya ide-ide kratif masyarakat Kota Malang, khususnya, dan tentu tanah air pada umumnya.

Untuk menciptakan inovasi tiada henti, Abah Anton juga berharap, masyarakat dapat menggali serta mengoptimalkan potensi yang ada di wilayahnya masing-masing. Sehingga, memiliki kekhasan tersendiri guna mencapai pembangunan berkelanjutan yang berbasis kearifan lokal. Kini, warga Kota Malang patut berbangga karena telah bergerak secara positif dengan hadirnya kampung-kampung tematik lainnya, seperti Kampung Warna-warni, Kampung Tiga Dimensi, Kampung  Arema, Kampung Putih, Kampung Wisata Topeng dan kampung tematik lainnya.

“Untuk itu, saya berharap agar seluruh elemen masyarakat Kota Malang mampu terus meningkatkan dukungan dan perhatian serta kerjasama dalam menyukseskan pembangunan daerah di berbagai bidang,” harap Abah Anton.

Jurnalis: Agus Nurchaliq/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Agus Nurchaliq

Baca:
HUT ke-103 Kota Malang, Walikota Ajak Warga Introspeksi
Indeks Pembangunan Manusia Kota Malang, Tertinggi di Jawa Timur

Komentar