Pertanian dan Kemiskinan Prioritas Realisasi APBD NTB 2017

82

KAMIS, 6 APRIL 2017

MATARAM — Sektor Pertanian dan penanggulanganan masalah kemiskinan akan menjadi prioritas utama realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2017.

Tanaman tomat milik salah satu petani Kabupaten Lombok Tengah nampak hijau dan mulai berputik.

“Melalui Musrembang sekarang, saya minta kepada jajaran pemerintahan untuk mencukupkan anggaran pembangun infrastruktur dan memprioritaskan aspek dasar yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti pertanian, masalah kemiskinan termasuk masalah sosial dan kesehatan” papar Gubernur NTB, Zainul Majdi di Mataram, Kamis (5/4/2017).

Menurutnya, NTB sebagai daerah yang sebagian besar masyarakat bekerja di sektor pertanian, perlu terus didorong, baik dari sisi produksi, produktivitas maupun pemasaran.

Selain itu, banyak produksi pertanian unggulan yang cukup potensial dihasilkan petani NTB dan bisa menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat, bebeberapa di antaranya jagung, bawang merah di Pulau Sumbawa, tembakau dan semangka di Pulau Lombok dan beberapa hasil pertanian lain.

“Kalau itu bisa dikelola dan dikembangkan dengan baik, didukung pemasaran yang bagus, makan akan lebih terlihat secara nyata dirasakan memanfaatkannya oleh masyarakat, terutama petani kita daripada sektor lain.”

Hal tersebut juga sesuai arahan presiden, pembangunan terutama di NTB harus terus ditingkatkan, khususnya tanaman holtikultura karena belum sesuai harapan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Ridwansyah mengatakan, pada 2017 sekarang ini, pemerintah pusat memprioritaskan tiga sektor di NTB, antara lain industri pengolahan, revitalisasi sektor pertanian dalam makna yang luas, pembangunan pariwisata yang berkelanjutan

“Penetapan target Nasional pemerintah pusat pada tiga sektor tersebut, tidak terlepas dari keberadaan NTB yang selain ditetapkan sebagai salah satu daerah penopang Swasembada pangan nasional. NTB juga merupakan salah satu daerah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus pemerintah pusat, yaitu KEK Mandalika.

Jurnalis: Turmuzi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi

Komentar