PKK se-Kota Malang, Ikuti Lomba Cipta Menu Baru

172

SABTU, 8 APRIL 2017

MALANG — Puluhan menu kuliner baru tercipta dalam ajang Lomba Cipta Menu tingkat Kota Malang yang diadakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), bekerjasama dengan Tim Penggerak dalam rangka Hari Jadi Ke-103 Kota Malang.

Dewi Farida Suryani mengunjungi salah satu stand

Pada lomba yang diadakan di kawasan Gedung DPRD dan Balai Kota Malang, tersebut diikuti oleh Ibu-ibu  PKK Kelurahan se-Kota Malang. Dalam ajang lomba ini, para ibu dituntut berinovasi untuk menciptakan menu makanan baru berbahan dasar ubi jalar. Selain mengutamakan rasa, para peserta juga harus bisa  menyajikan hidangan makanan sekreatif dan semenarik mungkin, untuk bisa menjadi juara. “Lomba Cipta Menu dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan diikuti oleh 57 PKK kelurahan se-Kota Malang, untuk kategori lomba menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis pangan lokal,” jelas Kepala DPKP, Indri Ardoyo, kepada Cendana News, Sabtu (8/4/2017).

Indri mengatakan, bahan dasar yang digunakan dalam lomba cipta menu adalah ubi jalar,  dan makanan-makanan yang berasal dari non beras. Hal ini bertujuan agar panganan lokan berbahan baku ubi jalar, ketela rambat yang merupakan hasil optimalisasi pekarangan dengan resep khas daerah bisa dilestarikan dan dikembangkan oleh Ibu-ibu PKK. “Kegiatan lomba cipta menu ini dilakukan setiap tahun, tetapi bahan dasar yang digunakan selalu berubah-ubah tidak melulu menggunakan ubi jalar. Dengan begitu, diharapkan Ibu-ibu bisa terus terpacu untuk berinovasi menghasilkan menu-menu baru yang kreatif,” harapnya.

Disebutkan, untuk para pemenang lomba cipta menu telah disiapkan hadiah  jutaan rupiah.  Juara pertama berhak mendapatkan uang sebesar 2,5 juta rupiah, juara dua mendapatkan 2 juta rupiah dan 1,5 juta rupiah untuk juara tiga.

 Indri Ardoyo

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Dewi Farida Suryani, menyambut baik gelaran lomba cipta menu sekaligus mendukung acara tersebut untuk terus diadakan setiap tahunnya. Dengan adanya pelombaan semacam ini, bisa membangkitkan kreativitas Ibu-ibu dalam mengolah makanan. “Dengan adanya lomba-lomba cipta menu seperti ini juga untuk memajukan kreativitas ibu-ibu yang ada di Kota Malang, dalam menciptakan menu-menu baru dengan menggunakan bahan dasar yang mungkin belum pernah dicoba selama ini. Jadi, tidak hanya hotel-hotel atau restoran saja yang kreatif, tapi Ibu-ibunya juga harus bisa kreatif dalam membuat menu baru,” tuturnya.

Jurnalis: Agus Nurchaliq/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Agus Nurchaliq

Komentar