PMD Sikka Verifikasi Tiga Puluh Empat Calon Desa yang Dimekarkan

56

KAMIS, 6 APRIL 2017

MAUMERE — Ada 34 calon desa dari 29 desa yang tersebar di 13 kecamatan dan saat ini sedang dilakukan verifikasi faktual untuk melihat secara dekat apakah sudah disiapkan lokasi kantor desa, bangunannya, fasilitas publik seperti posyandu, sekolah serta sarana dan prasarana maupun data kependudukan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sikka, Robertus Ray.

Verifikasi ini sebagai tindak lanjut dari verifikasi administrasi yang sudah dilakukan dimana sebagian besar sudah memenuhi persyaratan dan ada beberapa yang diminta diperbaiki persyaratannya agar sesuai ketentuan.

Demikian disampaikan pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sikka saat ditemui Cendana News di kantornya, Kamis (6/4/2017).

“Kita harapkan  34 calon desa ini bila masyarakat antusias untuk memekarkannnya dan  persiapannya sudah sesuai maka bisa segera ditetapkan menjadi desa persiapan,” ujarnya.

Penetapan desa definitif,  lanjut Robert, akan melalui proses bila selama setahun sudah memenuhi syarat maka bisa langsung ditetapkan menjadi desa definitif tetapi bila 3 tahun dinilai belum memenuhi syarat maka akan kembali bergabung dengan desa induk.

Oleh karena itu, lanjut Robert, pihaknya mengagendakan setelah dilakukan verifikasi hasilnya akan disampaikan kepada bupati Sikka, layak akan dikatakan layak dan bila tidak layak maka akan dikatakan tidak layak disertai alasannya.

“Bagi yang layak maka kami akan segera mengajukan rancangan peraturan bupati untuk menjadi desa persiapan setelah bupati berikan disposisi untuk dilanjutkan,” ungkapnya.

Yani Making, anggota Komisi I DPRD Sikka, kepada Cendana News di gedung DPRD Sikka, Kamis (6/4/2017)  mengatakan, Komisi I sudah melakukan rapat dengan Dinas PMD dikatakan bahwa Dinas PMD sedang melakukan kajian dan verifikasi faktual untuk ditetapkan menjadi desa persiapan.

“Sekarang kami masih menunggu hasil verifikasi dan kami harapkan di tahun 2017 ini desa-desa yang akan dimekarkan bisa sudah selesai dan akan dibuat peraturan daerah tentang pemekaran desa sehingga Dinas PMD segera mengajukannya agar segera dibahas di dewan.

Kalau memang itu aspirasi masyarakat dan memang dinilai layak untuk dimekarkan, maka pinta Yani, pemerintah segera memekarkannya dan semunya tetap mengacu pada regulasi yang  ada.

Rumah sederhana di Dusun Buhesoge Desa Nebe yang menjadi salah satu wilayah Desa Nebe yang akan dimekarkan.

“Kami berharap pemekaran ini murni aspirasi masyarakat dan jangan ada kepentingan politik tertentu yang hanya ingin mengejar jabatan dengan mengatasnamakan masyarakat,” tegasnya.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Komentar