POLRI akan Amankan Sidang Ahok

22

SABTU, 8 APRIL 2017

JAKARTA —- Kepala Divisi Humas Mabes POLRI, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, mengatakan, kepolisian tidak melarang persidangan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang rencananya akan dilangsungkan pada 11 April 2017, mendatang.

Boy Rafli Amar

Menurut Boy, terkait persidangan yang akan diselenggarakan di Kompleks Kementerian Pertanian, Ragunan Jakarta Selatan, tersebut wewenang sepenuhnya berada di Ketua Pengadilan yang menentukan, bukan polisi. “Jadi, Bapak Ketua Pengadilan punya otoritas, bukan kepolisian. Kalau Kapolda Metro hanya saran saja,” ungkap Boy, saat ditemui di Arya Duta Hotel, Jakarta Pusat, Sabtu, (8/4/2017).

Saran tersebut, jelas Boy, guna pertimbangan keamanan menjelang pemungutan suara pada 19 April, mendatang. Kepolisian hanya mengharapkan, agar suasana aman dan kondusif, sehingga proses Pilkada putaran kedua dapat berjalan lancar.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol, M Iriawan, melayangkan surat kepada Pengadilan Jakarta Utara, agar sidang kasus penistaan agama ditunda setelah pemilihan Pilkada putaran kedua. Namun, menurut Ketua Pengadilan Negeri, Dwiarso Budi Santiarso, sidang pembacaan tuntutan tetap akan digelar pada 11 April, nanti.

Boy menyebut, Kapolda Metro melayangkan surat tersebut murni pertimbangan keamanan, guna memberikan ruang terkait pengamanan Pilkada putaran kedua Gubernur DKI Jakarta. “Tidak apa apa, keamanan tetap dijaga. Kepolisian akan tetap mengamankan semua proses persidangan,” kata Boy.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Adista Pattisahusiwa

Komentar