Setya Novanto, Mengaku tak Kenal Andi Agustinus

49

KAMIS, 6 APRIL 2017

JAKARTA — Persidangan kasus perkara dugaan penggelembungan anggaran proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional kembali digelar di Ruang Sidang Mr. Koesoemah Atmadja 1, Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Suasana persidangan menghadirkan Setya Novanto dan Anas Urbaningrum

Agenda persidangan kasus perkara E-KTP masih mendengarkan keterangan yang akan disampaikan oleh saksi-saksi yang dihadirkan dalam. Ada 2 saksi penting atau saksi kunci yang saat ini dihadirkan dalam persidangan, masing-masing Setya Novanto dan Anas Urbaningrum.

Dalam kesaksiannya, Setya Novanto mengaku tidak begitu mengenal Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam proyek E-KTP. Andi Narogong sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh pihak Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setya Novanto pertama kali bertemu Andi Agustinus alias Andi Narogong saat sedang berada di sebuah Kafe di Jakarta. Saat itu, Andi Narogong sedang menawarkan proyek pembuatan atribut partai kepada Setya Novanto. Namun, karena harganya terlalu mahal, pengajuan proyek tersebut ditolak oleh Setya Novanto.

Setya juga menjelaskan, bahwa dirinya sama sekali tidak tahu-menahu terkait dugaan telah menerima aliran dana miliaran rupiah dari proyek E-KTP. Setya berdalih, karena pada saat itu dirinya menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI, sehingga dirinya tidak terlibat secara langsung dalam pembahasan proyek E-KTP tersebut.

Jurnalis: Eko Sulestyono/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Eko Sulestyono

Komentar