Taman Tebet, Perpaduan Hutan Kota dan Taman Bermain Anak

81

MINGGU, 2 APRIL 2017

JAKARTA  — Taman Tebet merupakan salah satu tempat tujuan wisata akhir pekan yang di Kecamatan Tebet, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Di taman seluas 1800 meter persegi yang juga dijadikan sebagai hutan kota itu, tersedia berbagai macam sarana hiburan yang bisa digunakan untuk bersantai dan bercengkerama dengan keluarga.

Taman Tebet

Ada lapangan bulu tangkis, ada juga sebidang tanah yang dijadikan sebagai lapangan sepak bola. Selain itu, ada juga beberapa tempat yang bisa digunakan sebagai taman bermain anak. Tak hanya warga yang berada di sekitar Taman Tebet saja yang menggunakan tempat itu sebagai tempat berlibur bersama keluarga. Syarifudin, misalnya, pria berusia 29 tahun itu mengaku tinggal di Otista, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Syarifudin berkunjung ke Taman Tebet untuk bermain menikmati waktu liburan bersama istri dan satu anaknya. Pria itu mengaku senang bermain di Taman Tebet, karena berada di tengah kota dan tersedia sarana bermain anak dan ada banyak tanaman. “Senang mengajak anak ke sini, anak bisa bermain sesukanya dengan fasilitas yang ada di sini,” ujarnya, saat ditemui di taman, Minggu (2/4/2017).

Selain itu, lanjut Syarifudin, hal yang membuatnya senang mengajak anaknya bermain di taman tersebut juga karena suasananya yang nyaman, aman dan ada hutannya. “Tempatnya enak, ada pagar yang membatasi taman dengan jalanan di sekitar taman. Selain itu ada hutannya, jadi kita tenang kalau anak mau lari-lari,” tambahnya.

Selain Syarifudin, ada juga Ahmad Jatmiko, warga yang tinggal di daerah Perdatam, Jakarta Selatan. Pria berusia 37 tahun itu datang ke Taman Tebet untuk menikmati waktu libur dengan istri dan dua anaknya yang masih kecil. Ia mengaku nyaman berlibur dengan keluarganya di Taman Tebet. Selain karena tempatnya yang mudah diakses, Taman Tebet juga bersih dan memiliki lahan yang luas. “Saya senang di sini, tempatnya luas, banyak fasilitas bermain anak-anak dan tempatnya jadi satu dengan hutan kota,” ujarnya.

Sejumlah fasilitas bermain anak-anak di Taman Tebet

Dengan kondisi seperti itu, Ahmad mengaku bisa mendapat kebahagiaan kala berlibur dengan keluarga tanpa harus capek-capek keluar kota. “Kalau biasanya teman-teman mengajak anaknya liburan ke Ancol atau Puncak, saya di sini saja sudah enak dan bahagia. Tidak perlu membayar uang masuk atau fasilitas main dan lain-lain,” tambahnya.

Taman Tebet merupakan taman bermain yang tidak jauh dari pusat ibukota dam dikelola oleh Kecamatan Tebet, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Sebelum dijadikan taman dan tempat bermain yang memiliki banyak fasilitas untuk permainan, dulu tempat ini merupakan hutan kecil yang banyak ditinggali masyarakat, sehingga menjadi pemukiman padat penduduk dalam hutan dan terkesan kumuh.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada masa Gubernur Fauzi Bowo, melakukan penertiban bangunan liar yang berada di dalam hutan Kota Tebet itu, kemudian merenovasinya menjadi Taman Tebet yang diresmikan pada 28 Juli 2010.

Untuk menjaga keamanan agar pengunjung nyaman, ada sembilan petugas penjaga keamanan yang dipimpin oleh satu orang komandan regu yang bertugas selama 24 jam di taman ini. Sembilan orang petugas itu yang bertanggungjawab atas keamanan dan kenyamanan pengunjung. Mereka membagi waktu kerja menjadi tiga shift kerja.

Salah satu petugas penjaga, Adi (23), mengaku sudah satu tahun lebih berjaga di taman kota ini. “Bukan hanya keamanan pengunjungnya yang kami jaga, tapi ketenangan dan kenyamanan pengunjung juga kami jaga. Kami juga menjaga motor dan mobil yang ditinggalkan pengunjung di depan taman, agar aman dan tidak diganggu orang nakal, apalagi ini dulu kan bekas pemukiman kumuh yang ditertibkan,” katanya.

Jurnalis: Bayu Arsita M/Editor: Koko Triarko/ Foto: Bayu Arsita M

Komentar