JUMAT, 19 MEI 2017

MAUMERE --- Sebanyak 33 desa dari 160 desa dan kelurahan yang tersebar di 21 kecamatan di kabupaten Sikka hingga saat ini belum menikmati aliran listrik. Demikian disampaikan Genegal Manager PT.PLN Area Flores Bagian Timur yang membawahi tiga kabupaten yakni Sikka, Flores Timur dan Lembata, Arif Rohmatin  saat ditemui Cendana News di kantornya Jumat (19/5/2017) siang.

Tiang listrik yang sedang didistribusikan ke desa-desa yang belum dialiri listrik di kabupaten Sikka
Dikatakan Arif, dari 21 kecamatan di kabupaten Sikka, 10 kecamatan sudah 100 persen berlistrik. Sementara di 11 kecamatan lainnya seperti kecamatan Mapitara, empat desa dan Palue, delapan desa belum dilairi listrik.

Sedangkan kecamatan lainnya lanjutnya, hanya beberapa desa saja yang belum terdapat jaringan listrik seperti di kecamatan Nita, Doreng, Paga, Talibura,Waigete  dan Alok dimana masing-masing hanya tinggal satu desa saja yang belum berlistrik.

“Kami targetkan akhir tahun 2017 atau paling lama tahun 2018 semua wilayah di kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata yang menjadi wilayah kerja PLN area Flores Bagian Timur sudah berlistrik,” tegasnya.

General Manager PT.PLN area Flores Bagian Timur, Arif Rohmatin
Dikatakan Arif, semua mateial sudah tiba di kota Maumere dan sudah mulai didistribusikan ke berbagai wilayah dan diharapkan minggu ketiga Mei 2017 sudah ada penetapan pemenang lelang, sehingga kontaktornya bisa langsung bekerja memasang jaringan.

“Kalua material semuanya sudah siap hanya saja kami masih menunggu keputusan pemenang lelang di PLN Wilayah sehingga diharapkan minggu depan sudah bisa mulai bekerja,” ungkapnya.

Alexander Agato anggota DPRD Sikka yang juga warga kecamatan Mapitara yang ditemui Cendana News menyebutkan, masyarakat Mapitara merasa bersyukur bahwa sejak negeri ini merdeka sudah ada harapan warganya mendapatkan listrik.

Alek sapaannya menyebutkan, tiang dan kabel listrik sudah didistribusikan ke wilayah Mapitara dan pihak kontraktor pun sedang bersiap melakukan pengerjaan penanaman tiang.

Alek berharap, paling lama akhir tahun 2017 ke empat desa di wilayah kecamatan Mapitara sudah bisa menikmati listrik sesuai janji yang dikatakan pihak PLN.
Jurnalis : Ebed de Rosary / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours