AIDeX Wujudkan Mimpi Unair Gapai Seven Summits

41

SELASA, 16 MEI 2017

SURABAYA — Bersamaan dengan perayaan HUT Wanadri yang ke-53, tim pecinta alam Universitas Airlangga (Wanala) berencana untuk menaklukan puncak kelima dari Seven Summits di dunia. Destinasi yang akan dituju pada tahun ini adalah Puncak Denali di Gunung Mc Kinley, Alaska, Amerika Utara. 

Tim AIDeX saat melakukan try out sebelum menuju Puncak Denali, Alaska, Amerika Serikat

Ada tiga orang yang tergabung dalam tim Airlangga Indonesia Denali Expedition (AIDeX), yakni Muhammad Faishal Tamimi (Fakultas Vokasi), Mochammad Roby Yahya (Fakultas Perikanan dan Kelautan) dan Yasak (alumni).

Manajer AIDeX, Wahyu Nur Wahid menjelaskan, tim akan melakukan pendakian selama 18 hingga 22 hari mulai tanggal 26 Mei hingga 9 Juni 2017. Seluruh proses persiapan telah dilakukan sejak bulan Oktober 2015. Nantinya tim AIDeX akan mewujudkan mimpi Wanala dan Unair dalam mencapai tujuh puncak tertinggi di dunia.

“Harapannya kami dapat memperkenalkan Wanala dan khususnya Unair sebagai world class university agar semakin dikenal dunia. Selain itu kami ingin memotivasi para mahasiswa lain untuk bisa menggapai mimpi dan berprestasi di bidang non akademik tanpa meninggalkan tanggung jawabnya sebagai akademisi,” terang Wahyu.

Di sisi lain, tim AIDeX juga ingin memberikan edukasi kepada seluruh khalayak bahwa kegiatan mendaki gunung atau pecinta alam tidak seremeh yang dibayangkan. Harus ada persiapan khusus dan matang yang dilakukan, meliputi fisik, mental, teknis, sarana, prasarana, izin hingga penangangan keadaan darurat.

Salah seorang anggota tim, Mochammad Roby Yahya, mengaku harus melalui proses panjang sebelum terpilih menjadi bagian AIDeX. Namun dengan tekad yang kuat untuk mewujudkan mimpi mendaki gunung bersalju, alumni SMAN 1 Sooko Mojokerto tersebut benar-benar totalitas menjalani serangkaian tahapan.

“Yang penting niat dan tabah mengikuti semua proses, mulai dari tes fisik, VO2Max, medical check up lengkap dan tes psikologi. Perjalanan ini nantinya akan menjadi pengalaman saya mendaki di luar negeri, sebelumnya cuma mendaki di Jawa Timur saja seperti Argopuro, Arjuno, Welirang, Semeru, Ijen, Raung dan Kerinci di Sumatera. Nah ketika ada kesempatan untuk mendaki Denali, kenapa tidak,” kata Roby.

Manajer AIDeX, Wahyu Nur Wahid

Usai terpilih sebagai anggota tim AIDeX, Roby juga harus melakukan banyak persiapan, di antaranya pembinaan jasmani, try out dan speed climb. Pembinaan jasmani dilakukan sebanyak lima kali dalam seminggu lima kali. Lalu try out dan speed climb dua minggu sekali dalam bentuk mendaki gunung langung ke Arjuno.

“Ada juga beberapa materi yang diberikan mulai dari fotografi, medis, bahasa Inggris dan teknik. Apalagi karakter Gunung McKinley berbeda dengan mayoritas gunung di Jawa Timur. Yang paling penting, sudah mendapatkan restu dari orang tua untuk melakukan pendakian ke Denali. Harapannya semoga bisa mencapai puncak dan kembali ke Indonesia dengan selamat,” imbuh Roby.

Sementara itu, Rektor Unair, Mohammad Nasih memberikan pesan agar seluruh anggota tim tetap memperhatikan keselamatan dan menahan ego masing-masing. Pasalnya, selain membawa misi universitas, mereka juga memiliki tanggung jawab moral bagi seluruh keluarga yang menunggu di rumah.

“Tujuannya memang kita bisa mengibarkan bendera Indonesia dan Unair di Puncak Denali.  Tetapi ada tujuan bersama yaitu kembali ke Surabaya dan almamater dengan selamat. Saya menekankan agar tim AIDeX mampu mempertimbangkan seluruh aspek dengan obyektif dan jangan sampai memaksakan diri. Semoga lancar dan terwujud semuanya,” tegas Nasich.

Tim AIDeX saat melakukan try out sebelum menuju Puncak Denali, Alaska, Amerika Serikat

Saat ini tiga orang tim AIDeX telah berada di Jakarta untuk melakukan pengecekan peralatan dan bimbingan dari para alumni Wanala. Rencananya tanggal 16 Mei 2016 mendatang, tim akan bertolak menuju San Fransisco dari Jakarta. Setibanya di sana, tim akan mengunjungi KJRI San Fransisco sampai tanggal 21 Mei 2017.

Jurnalis: Afif Linofian / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Afif Linofian

Source: CendanaNews

Komentar