JUMAT, 5 MEI 2017

BALIKPAPAN --- Jelang Ramadhan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) perwakilan Balikpapan bersama Pemerintah Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional Balikpapan, Jumat (5/5/2017). Sidak dilakukan untuk mengetahui sejumlah kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan harga dan ketersediaan stok di pasar.
KPPU Balikpapan sidak ke pasar tradisional di Pasar Klandasan.
Kepala KPPU Perwakilan Balikpapan, Ahmad Muhari, mengungkapkan, dari pantauan saat sidak di pasar tradisional Balikpapan bahwa harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan gula pasir stabil.

"Harga kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir minyak goreng stabil, ya. Cabai juga normal, hanya saja yang mengalami kenaikan bawang putih dan daging ayam ras," jelasnya usai sidak ke pasar tradisional Klandasan Balikpapan, Jumat (5/5/2017).

Ahmad mengatakan, kenaikan harga terhadap bawang putih sejak satu minggu ini, karena memang bawang putih didatangkan dari negara lain sehingga juga berdampak ke daerah.

Sedangkan daging ayam ras mengalami kenaikan sejak dua pekan ini. Pihaknya akan mencari tahu penyebab kenaikan karena berdasarkan stok daging ayam ras masih cukup sesuai kebutuhan.

"Yang perlu kita lihat, ada apa dan mengapa ada kenaikan. Dari pantauan stok ayam cukup nanti kita lihat pengepul, atau pun penyuplai ke pasar. Kita lihat produsen ayam siap membantu selama Ramadhan sehingga siap menyuplai. Kalau ada kenaikan kita cari," tegasnya.

Selain itu, Muhari mengatakan, akan bekerjasama dengan instansi terkait soal beberapa komoditi yang mengalami kenaikan.

Saat sidak berlangsung, pedagang sayuran Marwa mengatakan, harga sayuran stabil, bahkan cabai saat ini per kilogram mencapai Rp45 ribu, sebelumnya Rp100 ribu per kilogram.

"Harga cabai sudah normal sejak dua minggu ini. Stoknya ada saja jadi pelanggan tidak mengeluh lagi kalau beli cabai. Yang naik sekarang itu bawang putih, dari sananya sudah naik," sebutnya.

Saat ini, harga bawang putih per kilogram Rp52 ribu, sebelumnya Rp40 ribu.

Sementara, daging ayam ras per ekornya untuk ukuran kecil Rp35-40 ribu, sebelumnya hanya Rp29-32 ribu per ekor. Sedangkan ukuran besar per ekornya Rp45-50 ribu, sebelumnya Rp40 ribu.

"Harga ayam ini naik sudah dua minggu lebih, nggak tahu juga dari sana. Stok ada saja, kita minta berapa pun dikasih. Kurang tahu juga penyebabnya apa," tandas pedagang ayam di Pasar Klandasan, Sadiyah.
Suasana sidak.
Ia menambahkan, ada kemungkinan saat Ramadan harga naik lagi, namun belum tahu besaran kenaikannya.

"Kalau sudah naik begini, pembeli yang mengeluh," tutupnya.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours