JUMAT, 19 MEI 2017

LAMPUNG --- Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat inap Penengahan memiliki cara unik untuk mengajak orangtua dan murid usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjaga kesehatan. Salah satu cara yakni menonton film kartun dengan materi cara cara menjaga kesehatan sejak usia dini, menjaga makanan hingga mempersiapkan makanan sehat. 

Bidan Emilia sedang menerangkan cara hidup sehat 
Anak anak kelompok bermain PAUD UKI Attaqwa Desa Tanjungheran Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah puluhan murid bahkan terlihat antusias menonton cara menjaga kesehatan, mulai dari mencuci tangan, gosok gigi, membersihkan kuku hingga memilih makanan sehat dan menghindari jajan sembarangan.

Salah satu bidan pelaksana program promosi kesehatan (Promkes) rawat inap Penengahan, Emalia menyebutkan, cara tersebut telah digunakan oleh Promkes untuk menyampaikan kepada anak anak PAUD, TK hingga SMA dalam upaya menjaga kesehatan.

Media promosi kesehatan audio visual menyesuaikan umur anak tersebut salah satunya diakui Emalia karena anak anak menyukai film kartun sehingga pesan kesehatan sehari-hari lebih mudah dicerna.

"Menonton film kartun merupakan cara memberi pemahaman kepada anak tentang pengetahuan kesehatan bagi anak karena dengan audio visual anak bisa mengingat contohnya,"terang Bidan Emalia pelaksana program Promosi Kesehatan Puskesmas rawat inap Penengahan saat ditemui disela sela penyuluhan kesehatan di PAUD UKI Attaqwa Desa Tanjungheran Kecamatan Penengahan, Jumat (19/5/2017).

Ia menyebut anak anak usia dini dari berbagai pengalaman selama beberapa bulan melakukan penyuluhan di puluhan sekolah lebih menyukai metode tersebut. Meski demikian ia menyebut metode penggunaan alat peraga lain dengan gambar gambar slide, praktek langsung kegiatan cuci tangan, menggosok gigi secara langsung serta praktek pembuatan makanan kombinasi yang menarik oleh para orangtua khususnya ibu ibu juga cukup efektif untuk memberi pengetahuan bagi para orangtua.

Pelibatan tersebut diakui Emalia juga sekaligus untuk mengingatkan orangtua yang memiliki anak usia sekolah untuk menciptakan makanan sehat dengan cara kreatif dari bahan yang ada di alam.

Emalia menyebut salah satu faktor penting menjaga kesehatan anak dengan membiasakan sarapan dan menghindarkan anak dari jajan sembarangan. Cara menciptakan makanan sehat tersebut sebagian dilatihkan dengan mengkreasikan buah dan sayur serta makanan lain yang menarik diantaranya cara penyajian dan pengolahan yang baik agar anak anak bisa lebih doyan makan.

“Selain itu keterlibatan orangtua dalam kreatifitas menciptakan makanan juga akan mempengaruhi pola perkembangan kesehatan anak dari asupan gizi yang baik,”sebutnya.

Puji, salah satu guru PAUD UKI Attaqwa Desa Tanjungheran menyebut kegiatan bekerjasama dengan Puskesmas rawat inap Penengahan merupakan kegiatan yang positif.

Puji salah satu guru PAUD UKI Ataqwa Desa Tanjungheran Kecamatan Penengahan
Puji mengungkapkan selama ini di PAUD tetap diajarkan tata cara menjaga kesehatan di rumah bagi anak anak PAUD namun dengan kehadiran tenaga bidan serta tenaga kesehatan dari Puskesmas anak anak lebih tertarik dan antusias bahkan dengan adanya penggunaan audio visual penyampaian pengetahuan kesehatan.

“Selain lebih didengarkan kehadiran para bidan tersebut cukup memberi suasana baru bagi anak anak dalam menyampaikan pesan kesehatan yang mudah dicerna,”sebutnya.
Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours