Berawal dari Tabur Puja, Misni Raih Omzet Rp250 Ribu Sehari

61

SABTU, 13 MEI 2017

JAKARTA — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Keinginan berwirausaha untuk membantu suami demi mencukupi kebutuhan keluarga menjadi niatan awal bagi seorang ibu berusia 50 tahun di Jakarta Selatan ini. Dengan modal yang berasal dari Tabur Puja sebesar dua juta rupiah, akhirnya kini ia bisa menjadi pedagang sayur yang beromzet hingga Rp250 ribu per hari.

Misni, Anggota Posdaya Sirsak yang tengah melayani pembeli yang tengah membeli dagangan sayurnya.

Ia adalah Ibu Misni, salah satu anggota Posdaya Sirsak yang berada di RW 12, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Nenek dari dua cucu itu sudah menjalani usaha berjualan sayur hampir dua tahun. Awalnya ia kesulitan untuk membuka usaha. Barulah setelah mengenal Posdaya Sirsak, maka dia tertarik untuk menjadi anggota Tabur Puja.

Saat ditemui Cendana News di lapaknya, perempuan 50 tahun ini tampak berpenampilan sederhana. Hanya mengenakan kaos lengan panjang dan berkerudung, ia tampak terampil dalam melayani pembeli yang membeli sayuran di lapaknya.

Melihat wajahnya yang riang dan sapanya yang ramahkepada pembeli, siapa sangka wanita telah melewati masa-masa sulit untuk memulai usaha dagang kecilnya. Dengan tujuan awal untuk membantu suami dalam mencukupi kebutuhan keluarganya kala itu.

“Waktu itu dapat pinjaman dari Posdaya Sirsak dengan program Tabur Pujanya dan mendapatkan modal Rp2 juta. Modal awal itu buat beli sayur-sayur. Mulai usahanya sekitar dua tahunan yang lalu, sekarang usia saya sudah 50 tahun,” ujar Misni saat beberapa waktu yang lalu.

Modal awal yang hanya Rp 2 juta tersebut, Misni kian yakin untuk menjalani bisnisnya dengan tekun. Kini, ia mampu meraup omzet hingga Rp250 ribu per hari.

“Satu hari, kalau ramai, omzetnya bisa sampai Rp250 ribu. Kalau dihitung keuntungan bersihnya ya sekitar Rp100 sampai Rp150 ribu per hari. Kalau sebulan cukuplah untuk membantu suami mencukupi kebutuhan rumah,” tambahnya sembari senyum.

Dengan perjalanan usaha yang dijalaninya itu, Misni juga telah mampu mengajak empat orang tetangganya menjadi anggota Tabur Puja yang dikelola Posdaya Sirsak.

“Empat orang tetangga saya akhirnya tertarik ikutan Posdaya, dan kini mereka juga berwirausaha dagang kecil-kecilan dengan modal awal dari Tabur Puja juga,” sambungnya.

Berkat usaha yang dijalaninya dengan tekun, Misni kini bukan hanya bisa membantu suami memenuhi kebutuhan rumah tangganya, tetapi juga sudah bisa membantu suami untuk melunasi cicilan kendaraan bermotor yang digunakan untuk menarik ojek online juga.

“Dari dagang sayur ini sekarang sudah bisa bantu suami bayar cicilan motor yang dipakai untuk ojek online juga. Malah kalau cucu lagi main kerumah, saya bisa senang karena bisa ngajakin cucu jalan-jalan,” tambahnya.

Ke depannya, Misni ingin usahnya ini semakin besar agar lebih banyak gunanya bagi masyarakat sekitar. Ia juga berharap usaha yang dijalaninya bisa menjadi inspirasi bagi ibu-ibu rumah tangga yang ada di sekitarnya untuk tidak takut untuk mulai usahanya.

“Jangan takut untuk berwirausaha.Yang penting yakin dan tekun dalam menjalani usaha. Kalau kendalanya kurang modal, bisa menjadi anggota Posdaya dan mendapatkan bantuan usaha dengan persyaratan yang mudah dan tanpa jaminan. Yang penting yakin, itu kuncinya. Kalau mau usaha pasti ada jalan,” tegasnya.

Jurnalis: Bayu A  Mandreana/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Bayu A Mandreana
Source: CendanaNews

Komentar