Dokter Lampung Selatan Rayakan Harkitnas Sambang Desa Terpencil

37

SABTU, 20 MEI 2017

LAMPUNG — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dirayakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Lampung Selatan dengan mengunjungi pedesaan terpencil di kawasan hutan Register 1 Way Pisang. 

Jarang melihat dokter para siswa diajak berswafoto dengan salah satu dokter anggota IDI Lampung Selatan

Kawasan Desa Gandri yang berada di kawasan Register 1 Way Pisang tersebut menurut Ketua IDI Lampung Selatan, Dr.Wahyu Wibisono dipilih sebagai lokasi sambang dokter karena wilayah tersebut merupakan wilayah yang sangat terpencil dan jauh dari pusat layanan kesehatan baik pusat kesehatan masyarakat maupun tenaga dokter.

Sebanyak lebih dari 30 dokter dari Kabupaten Lampung Selatan ikut terlibat dalam kegiatan sambang desa sekaligus menggelar berbagai kegiatan sosial. Wahyu menyebut selama berpuluh puluh tahun tenaga dokter masih belum menjangkau wilayah pedesaan bahkan hanya terpusat di perkotaan.

Sebagai bentuk kepedulian ikatan dokter Indonesia Kabupaten Lampung Selatan untuk perayaan Kebangkitan Nasional sekaligus peringatan 109 Ikatan Dokter Indonesia dengan mengambil semangat “Dokter untuk Bangsa Kedaulatan Bersama rakyat”.

Dia menyebut dokter harus ikut mengupayakan kesehatan dan kesejahteraan rakyat dalam bidang kesehatan. Sebagai bentuk mengajak masyarakat hidup sehat bekerjasama dengan pihak Kecamatan Penengahan, aparat Desa Gandri, ratusan siswa sekolah SD dan SMP puluhan dokter ikut melakukan senam sehat serta kegiatan lain bersama ratusan warga di kawasan register 1 Way Pisang.

“Kebangkitan nasional dimaknai oleh ikatan dokter Lampung Selatan dengan kembali ke rakyat dan kedaulatan bersama rakyat dengan satu hari ini puluhan dokter menggratiskan semua pelayanan kesehatan bahkan berobat secara gratis dan bisa jadi hari ini masih ada anak anak yang pertama kali melihat secara langsung seorang dokter,” terang Wahyu dalam kesempatan pemberian sambutan dihadapan ratusan masyarakat Desa Gandri dan siswa sekolah SMP dan SD seusia menggelar senam sehat bersama di lapangan Desa Gandri, Sabtu (20/5/2017).

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tempat yang jauh dari pusat layanan kesehatan bahkan hanya dengan adanya pos kesehatan desa (Poskesdes) diharapkan masyarakat dalam momen Kebangkitan Nasional tersebut bisa semakin meningkatkan kesehatan mulai dari diri sendiri dan keluarga.

Pada awal kegiatan puluhan dokter bersama masyarakat juga ikut terlibat dalam senam sehat berupa senam tata cara cuci tangan sehat, serta senam kesegaran jasmani untuk membiasakan masyarakat melakukan gerakan selama 30 menit.

Pada akhir senam sehat seluruh masyarakat juga dihibur dengan berbagai permainan menarik yang langsung dipandu oleh Dokter Yulia, salah satu dokter di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat Inap Penengahan.

Para peserta senam bahkan mendapatkan hadiah undian menarik dari IDI Lampung Selatan mulai dari alat alat elektronik hingga alat alat untuk menjaga kesehatan di rumah berupa sabun mandi hingga pasta gigi.

Kepala Desa Gandri, Turisman yang juga memberi sambutan dalam kegiatan tersebut mengaku sangat berterima kasih kepada IDI cabang Kabupaten Lampung Selatan yang hadir di desa terpencil tersebut.

Selama puluhan tahun Turisman sebagian besar masyarakat pedesaan di wilayah Register I Way Pisang yang dianggap tertinggal baik dari segi pembangunan infrastruktur berupa jalan yang masih memprihatinkan dankondisi perumahan masyarakat yang sebagian masih geribik (berbahan bambu).

Desa ini juga jauh dari pelayanan kesehatan kehadiran puluhan dokter di desa tersebut baru pertama kali terjadi. Ia bahkan menyebut antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk melihat dari dekat dokter dokter yang selama ini jarang dilihat.

“Masyarakat kami memang selama ini terbatas pada pelayanan kesehatan dan dengan adanya tenaga bidan di desa kami sudah sangat membantu namun dengan kehadiran dokter di sini kami sangat berterima kasih,” ujar Turisman.

Ia menyebut momen Kebangkitan Nasional yang dilakukan oleh ikatan dokter Indonesia cabang Lampung Selatan melakukan aksi sosial di desa tersebut sangat dinantikan masyarakat.

Sejak sehari sebelum kegiatan tersebut ia menyebut sudah ada sekitar 200 warga yang mendaftar untuk melakukan berbagai pemeriksaan gratis mulai dari anak anak hingga para orangtua dan pada hari pelaksanaan dipastikan bisa mencapai angka 500 orang.

Selain gratis dan tenaga dokter yang cukup banyak kepala desa berharap kegiatan serupa bisa kembali dilakukan oleh IDI Lampung Selatan.

Pantauan Cendana News, kehadiran puluhan dokter tersebut cukup menarik bagi para siswa TK, SD yang selama ini belum pernah melihat dokter secara langsung. Letak yang cukup terpencil di kawasan Register I Way Pisang yang merupakan kawasan tanah Kehutanan tersebut membuat sebagian siswa meminta berswafoto (selfie) bersama dengan beberapa dokter.

Selain para siswa mendapat kesempatan berswafoto melalui kegiatan penyuluhan kesehatan para siswa TK,SD juga mendapat bantuan berupa alat tulis dan alat menjaga kesehatan berupa pasta gigi dan sikat gigi bantuan dari IDI cabang Lampung Selatan dan komunitas Double Cabin (Dcab) Peduli Negeri yang memanfaatkan momen Hari Kebangkitan Nasional dan peringatan 109 IDI untuk menjangkau anak anak di desa terpencil.

Dokter Wahyu Wibisono Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kabupaten Lampung Selatan.

Jurnalis: Henk Widi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Source: CendanaNews

Komentar