SENIN, 8 MEI 2017

BALIKPAPAN --- Pemerintah Kota Balikpapan melalui BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial dan Kelurahan serta Komisi III DPRD Balikpapan, meninjau lokasi terjadinya bencana longsor di Balikpapan, Senin (8/5/2017), sore.
Lokasi longsor di Jalan Borobudur RT 36 Kelurahan Muara Rapak Kota Balikpapan.
"Hampir semua titik longsor yang terjadi diketahui tidak memiliki sistem drainase, maka air hujan melewati celah jalan yang ada di antara rumah, dan akhirnya terkikis," terang Sekretaris BPBD Balikpapan, Ambo Da'i, saat peninjauan lokasi longsor, Senin (8/5/2017).

Menurut Ambo, dari hasil pemantauan rata-rata daerah longsor di daerah kemiringan 45 derajat. Artinya, lokasi rumahnya cukup tinggi, dan di daerah rawan longsor. "Pihak RT, Lurah sudah mendata rumah warga yang longsor. Mudah-mudahan kita carikan solusinya bersama untuk rumah yang longsor, dan warga segera melaporkan," sebutnya.

Berdasarkan data BPBD, longsor terparah yang terjadi pada Minggu (7/5/2017), malam, menimpa rumpah milik warga di Jalan Telaga Rejo, RT 26. Halaman rumah bagian samping tergerus longsor, sehingga bati siring yang ada, ambrol ke rumah warga yang terkena longsor masuk areal kosong halaman belakang rumah.

Longsor yang saat hujan pada Minggu (7/5/2017), malam, terjadi di empat titik. Di antaranya Jalan Borobudur RT 36 nomor 47, Kelurahan Muara Rapak, dua RT di Jalan Banjar RT 10, dan 02, Kelurahan Gunung Sari Ilir, RT 26 Kelurahan Telaga Rejo, Kota Balikpapan.
Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti
Bagikan:

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours