SENIN, 15 MEI 2017

SOLO --- Kepolisian Resort Karanganyar, Jawa Tengah, akhirnya menetapkan 6 tersangka baru dalam kasus Diksar Mapala Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyarakarta, yang menewaskan 3 peserta, yang digelar beberapa waktu lalu.
AKBP Ade Safri Simanjuntak 
Penetapan  6 tersangka baru setelah penyidik melakukan gelar perkara kelanjutan kasus tersebut dan telah memiliki dua alat bukti kuat untuk menetapkan adanya tersangka lain, setelah berkas perkara dua tersangka sebelumnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Karanganyar. "Dua alat bukti yang menjadi pertimbangan penyidik sehingga ditetapkan tersangka baru ini adalah keterangan para saksi dan hasil visum et repertum para korban," papar Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada awak media, Senin (15/5/2017), petang.

Enam tersangka baru yang ditetapkan Polres Karanganyar dalam kelanjutan kasus Diksar Mapala UII di Tlogodringo, Tawangmangu, Karanganyar tersebut terdiri dari lima lelaki dan satu perempuan. Masing-masing di antaranya adalah DK,  NA, HS, TN, RF, dan TA. Enam  tersangka ini pun telah dilayangkan surat pemanggilan untuk pemeriksaan pada hari ini, namun hingga jam kerja penyidik habis, seluruhnya tidak ada yang hadir memenuhi panggilan.

"Kita tunggu sampai pukul 16.00 WIB, tapi rupaya semuanya tidak ada yang memenuhi panggilan. Hari ini juga kita layangkan surat pemanggilan kedua. Bila sampai panggilan kedua, yang bersangkutan tidak datang akan kita lakukan upaya paksa," tandas Ade.

Polres Karanganyar masih akan menunggu hasil surat panggilan kedua, yang pemeriksaan akan dilakukan Jumat, 19 Mei 2017, mendatang. Kapolres juga telah menyiapkan pendampingan hukum jika dari pihak tersangka tidak memiliki pengacara. "Saya harapkan kooperatif dari pihak tersangka. Jika sampai dua kali panggilan tidak memenuhi, maka akan kita lakukan jemput paksa," pungkasnya.
Jurnalis: Harun Alrosid/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Harun Alrosid
Bagikan:

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours