Gudang Sembako di Solo Ludes Dilalap Sijago Merah

40

SENIN, 15 MEI 2017

SOLO — Sebuah gudang sembako milik salah satu supermarket di Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, ludes dilalap sijago merah pada Minggu tengah malam (14/5/2017). Belum ada kejelasan penyebab kebakaran, namun akibat kejadian tersebut kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah.

Mobil pemadam kebakaran Kabupaten Karanganyar

Kebakaran hebat terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, warga setempat melihat adanya percikan api yang disusul suara ledakan dari dalam  gudang. “Waktu saya pulang tiba-tiba ada percikan api dalam dalam, dan tak lama kemudian asap mulai keluar dari gudang,” ucap Wardi, salah satu warga Mojosongo.

Banyaknya sembako dan barang yang mudah terbakar, membuat kebakaran dengan cepat merambat ke seluruh gudang. Tak lama kemudian, warga mulai berdatangan berusaha memadamkan api. Besarnya api membuat upaya tidak berhasil.

“Gudang dalam kondisi terkunci rapat, sementara penjaga yang ada tidak membawa kunci. Jadi kesulitan untuk menghalau api,” lanjut Wardi.

Kompol Yuliana

Belasan unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Solo yang diterjunkan pun sempat kewalahan. Petugas dibantu warga berupaya penuh menjinakkan api, namun lagi-lagi api sulit dipadamkan. Meski sudah berlangsung selama dua jam, kebakaran gudang sembako itu belum juga padam. Petugas akhirnya menjebol pintu gudang dengan menggunakan kampak, untuk bisa merengsek masuk dan menjinakkan api.

Kapolsek Jebres, Kompol Yuliana yang berada di lokasi melihat petugas pemadam kebakaran yang kesulitan sempat kesal. Sebab, pihak yang terkait, baik penjaga maupun pemilik gudang hingga 2 jam lebih kebakaran tidak berada di lokasi. Banyaknya gembok kunci pada pintu gudang, membuat petugas juga kesulitan untuk menjebolnya.

Menurut Kapolsek , pihaknya mengetahui adanya kebakaran setelah ada laporan dari warga. Setelah mengecek lokasi, api sudah membesar dan sulit di kendalikan.

“Laporan  warga itu sekitar pukul 23.00 WIB lebih, setelah itu kita baru ke lokasi dan api sudah besar,” papar Kompol Yuliana.

Ditambahkan, sejuah ini belum ada informasi kejelasan terkait penyebab kebakaran gudang sembako yang berada di jalan Sumpah Pemuda, Solo tersebut. Kendati demikian, dugaan sementara kebakaran berasal dari hubungan arus pendek atau konsleting.

“Kalau dari keterangan warga melihat percikan api dan suara letupan, dugaan sementara akibat konsleting,” tambah dia.

Kobaran api  baru dapat dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB, Senin dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Jurnalis : Harun Alrosid / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Harun Alrosid

Source: CendanaNews

Komentar