Kalsel Bersikeras Jadi Tuan Rumah PON 2024

103

SABTU, 13 MEI 2017
BANJARMASIN — Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, mengatakan sangat berambisi menjadikan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional ke-21 pada 2024. Ia mengakui ambisi itu sebuah tantangan besar bagi pemangku kepentingan olahraga di Kalimantan Selatan.

Ketua Perbakin Kalsel Herman Chandra.

“Yang jadi tantangan kami di dunia olahraga, bagaimana mewujudkan mimpi rakyat Kalimantan Selatan untuk menjadi tuan rumah PON tahun 2024,” kata Sahbirin Noor di sela pelantikan pengurus Perbakin Kalimantan Selatan periode 2017-2020, Sabtu 13 Mei 2017. Sahbirin merencanakan membangun venue latihan atlet perbakin seluas 5 hektare di Kota Banjarbaru.

Sahbirin ingin membuktikan bahwa persiapan Kalimantan Selatan tak kalah ketimbang Provinsi Papua yang ditetapkan tuan rumah PON ke-20 pada 2020. Selain itu, ia mengingatkan Kalimantan Selatan merupakan provinsi paling tua di antara lima provinsi di Pulau Kalimantan. Sahbirin Noor bahkan mengklaim usia Kota Banjarmasin jauh lebih tua ketimbang Jakarta.

“Sejatinya, Kalsel harus bisa melaksanakan PON yang kami mimpikan bersama pada 2024. Saya minta KONI memperhatikan cabor-cabor olahraga yang butuh pembinaan, baik profesional keolahragaan dan infrastruktur,” ujar Sahbirin Noor sambil menambahkan turut mengapresiasi atas prestasiPperbakin Kalsel yang mendulang 4 emas di PON ke-19 Jawa Barat pada 2016 lalu.

Ketua Perbakin Kalimantan Selatan, Herman Chandra, mengatakan cabang olahraga menembak masih kesulitan mencari venue latihan. Alhasil, ia pun mesti menumpang di lahan milik orang lain untuk sekedar latihan atlet-atletnya. Dalam jangka pendek, Herman ingin tempat latihan seluas 50×100 meter di Kota Banjarmasin untuk melatih atlet menembak 25 meter.

Menurut dia, infrastruktur lapangan menjadi persoalan utama perbakin Kalimantan Selatan. Itu sebabnya, kata Herman, perbakin pusat membatalkan kejurnas di Kalimantan Selatan karena ketiadaan lapangan tembak berstandar nasional.

“Lapangan yang utama, baik indoor atau outdoor nggak masalah. Perbakin ini kan diunggulkan, tapi enggak punya lapangan tembak dari KONI. Kami maunya dari KONI, lapangan tembak unggulan, harus ada dari KONI,” kata Herman.

Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Kalimantan Selatan, Sugian Noorbah, mengatakan optimis mampu mewujudkan tuan rumah PON ke-21 pada 2024. Sugian telah mengunjungi Pemprov Jawa Barat untuk belajar pengalaman bagaimana menggelar dan mengelola even pesta olahraga terbesar se-Tanah Air itu.

Ia segera berkoordinasi bersama 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan untuk mempersiapkan infrastrukur olahraga. Pemprov Kalsel berencana membangun sport center dengan mengalokasikan dana Rp150 miliar di tahun anggaran 2017.

“Kami juga mencari dukungan ke KONI-KONI provinsi lain. Papua saja bisa jadi tuan rumah PON ke-20, masa Kalimantan Selatan nggak bisa,” ujar Sugian Noorbah.

Jurnalis: Diananta P. Sumedi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Diananta P Sumedi
Source: CendanaNews

Komentar