Kamar Visual, Hasil Kreasi Ruang Intim

249

RABU, 17 MEI 2017
SURABAYA — Sekelompok mahasiswa Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), tertantang untuk membuat sebuah pameran guna memamerkan hasil karya. Para mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Srengenge akhirnya tergerak menggelar pagelaran bertajuk Kamar Visual di Galeri Prabangkara, pekan ini.

Ketua Pelaksana Kamar Visual 2017, Bagus Adji.

Ketua Pelaksana Kamar Visual, Bagus Adji, menjelaskan, latar belakang penyelenggaraan pameran ini adalah untuk menjawab tantangan dari berbagai pihak yang sempat meremehkan kualitas mereka. Apalagi sebagai mahasiswa jurusan seni, mau tidak mau harus ada saat mereka harus unjuk gigi dan memamerkan karya.

“Kami sempat dapat olokan memang, percuma buat banyak karya kalau masyarakat tidak tahu. Akhirnya kami buat Kamar Visual ini. Konsepnya adalah kami ingin memvisualisasikan karya kami dengan kamar karena menurut kami kamar adalah sebuah tempat paling intim, banyak inspirasi datang. Oleh karena itu kami ingin memvisualisasikan kamar dengan ide yang dihasilkan,” terang Bagus.

Ada sekitar 90 karya yang dipamerkan dalam Kamar Visual tahun 2017 ini. Karya tersebut terdiri dari digital art, sketsa, lukisan, kolase hingga seni instalasi. Mayoritas karya yang ditampilkan masih berupa dua dimensi. Masing-masing seniman berusaha untuk mengungkapkan ide dan gagasan yang dimilikinya dalam karya seni.

“Beragam tema yang diangkat, tapi kebanyakan teman-teman itu ingin mengungkapkan jati diri dan karakternya melalui karya. Tapi ada juga beberapa yang ingin melakukan kritik secara frontal dan ada juga yang masih malu-malu. Yang penting mereka mampu berekspresi dan kami berusaha mewujudkan pesannya,” imbuh Bagus.

Dua orang pengunjung tampak melakukan swafoto di depan karya.

Komunitas Srengenge sendiri berencana untuk menggelar kegiatan ini secara rutin tiap tahun. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan kepada masyarakat Surabaya bahwa ada banyak desainer dan seniman yang dapat diajak bekerjasama untuk melakukan beragam proyek, mulai dari desain, branding hingga pembuatan produk.

“Ya intinya kami ingin masyarakat tahu bahwa kami memiliki kualitas dalam bidang seni dan desain. Bisa dibilang kami juga memperkenalkan diri dan membuka peluang selebar-lebarnya dalam menjaring kerjasama baik dalam segi bisnis atau humanis,” jelas Bagus.

Kegiatan Kamar Visual sendiri turut menarik pehatian sejumlah warga Kota Surabaya, khususnya para remaja yang duduk di bangku sekolah menengah. Salah satunya adalah Erina yang sengaja datang bersama sang sahabat, Dewi. Keduanya rela menyisihkan waktu guna melihat karya seni visual dan menambah inspirasi.

Para pengunjung yang datang turut mendapatkan kesempatan untuk mempelajari tutorial sketsa.

“Sengaja datang Mas, karena memang saya suka desain. Terus kemarin dapat broadcast-an dari teman kalau ada acara ini,” jelas Erina.

Jurnalis: Afif Linofian / Editor: Satmoko / Foto: Afif Linofian

Source: CendanaNews

Komentar