KPPU Lindungi Pelaku UMKM

114

KAMIS, 11 MEI 2017

JAKARTA — Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kurnia Sya’ranie, menyampaikan, melalui undang-undang nomor 20 tahun 2008 Jo PP nomor 17/2013, KPPU memiliki kewenangan untuk mengawasi dan menegakkan hukum atas pelaksanaan kemitraan pelaku usaha besar dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sosialisasi peran KPPU dalam UMKM.

Hal tersebut dikatakan Kurnia dalam sosialisasi Peran KPPU dalam UMKM di Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2017), malam.

Selain itu, menurut Kurnia, KPPU juga memiliki kewenangan menyelidiki, memeriksa dan memutuskan dugaan pelanggaran persaingan usaha tidak sehat oleh pelaku bisnis. Hal tersebut telah tercantum dalam UU Nomor 5 tahun 1999 sehingga peran KPPU bisa menerima laporan dari masyarakat.

“Kita punya investigator, penyelidik, dan penuntut di seluruh Indonesia jumlahnya 200 orang. Kemarin kita rekrut ada 2,5 juta yang lamar, tapi yang memenuhi kriteria hanya 30 orang. Karena memang yang diperlukan adalah orang yang penuh integritas dan tanggung jawab,” paparnya.

Diharapkan, KPPU ke depan, kata Kurnia, bisa mengawasi dan menata kembali pasar tradisional menjadi sehat, tidak ada lagi mafia kartel yang mematikan pelaku usaha kecil.

Sementara, Anggota Komisi Industri DPR RI, Darmadi Durianto, menyebut, ada tiga faktor persaingan yang tidak sehat bagi pelaku besar di lapangan, yakni adanya ketidakjujuran, melawan hukum dan menghambat persaingan usaha. Faktor-faktor tersebut yang membuat pelaku besar menciptakan persaingan tidak sehat.

“UMKM ini penting, di Indonesia ada 57,8 juta UMKM, hanya 5.000 usaha besar. Bayangkan dari 57, 8 ini menyerap tenaga kerja 97,5 persen. Sisanya 2,5 persen usaha besar,” imbuhnya.

Bahkan, kata Darmadi, sumbangsih terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 50 persen. Ironisnya, mereka selalu menjadi korban karena ketidakmengertian. Sebab dari 57,8 juta UMKM, hanya 23 persen yang memiliki daya saing, 77 persen sisanya tidak punya daya saing sehingga warung-warung kecil banyak yang bangkrut.

“Inilah fungsi KPPU, melindungi mereka. Karena UMKM selama ini selalu ditindas. Lihat saja, betapa tidak berdayanya warung-warung di Jakarta melawan supermarket. Makanya, pentingnya KPPU hadir menjadi wasit dan hakim agar pelaku usaha kecil bisa hidup sejahtera,” tutur Darmadi.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa / Editor: Satmoko / Foto: Adista Pattisahusiwa

Source: CendanaNews

Komentar