Masyarakat NTB Diminta Waspada Kekeringan dan Krisis Air Bersih

0
17

MINGGU, 14 MEI 2017

LOMBOK — Memasuki musim kemarau tahun ini, Hari Tanpa Hujan (HTH) dipastikan akan berlangsung di sejumlah titik dan wilayah, Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan berpotensi terjadi kekeringan termasuk krisis air bersih.

Untuk itulah, masyarakat NTB, terutama yang selama ini menjadi langganan kekeringan diminta waspada dengan potensi terjadinya bencana kekeringan akibat kemarau panjang.

“Secara umum wilayah NTB sudah memasuki Musim Kemarau tahun ini. Hujan yang berpeluang terjadi di bulan ini merupakan curah hujan terakhir musim hujan tahun 2016 dan  2017. Masyarakat diminta waspada bencana kekeringan” kata Prakirawan Iklim BMKG NTB, Hamdan Nurdin melalui keterangan tertulis kepada Cendana News, Minggu (14/5/2017).

Hamdan mengingatkan, yang paling perlu diwaspadai dengan datangnya musim kemarau adalah wilayah yang selama ini terdampak kekeringan diperiode musim kemarau tahun sebelumnya.

Kewaspadaan dini diperlukan, supaya langkah penanganan nantinya bisa lebih cepat dilakukan, khususnya oleh pemerintah melalui aksi cepat Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi maupun Kabupaten, untuk persediaan air bersih.

“Kawasan bagian selatan Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan beberapa titik di Kabupaten lain selama ini kerap menjadi langganan bencana kekeringan dan krisis air bersih dan harus diantisipasi dari sekarang” katanya.

Meski demikian, jelas Hamdan pada Mei tahun 2017 kali ini, potensi hujan dengan intensitas rendah sampai sedang masih terjadi di beberapa wilayah seperti Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Utara.

Jurnalis: Turmuzi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi/Humas BKMG
Source: CendanaNews

Komentar