JUMAT, 19 MEI 2017

YOGYAKARTA ---  Halaman Taman Budaya Yogyakarta (TBY) malam itu nampak dipenuhi sejumlah kandang sapi. Gelondongan kayu-kayu usuk besar terlihat saling terkait, menopang, dan menjadi pilar-pilar kandang beratap jerami. Yang menarik, bukan binatang ternak berupa sapi yang berada di dalam kandang tersebut. Melainkan mobil-mobil mewah sekelas Volkswagen dan BMW yang telah dilukis sedemikian rupa hingga seolah terbungkus kertas koran.

Menhub Budi Karya Sumadi (dua dari kiri) dan Budi Ubrux (paling kiri)
Itulah gambaran pameran tunggal seniman asal Yogyakarta Budi Ubrux, bertajuk 'Raja Kaya' yang dilangsungkan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), 18 hingga 31 Mei 2017. Dibuka secara langsung oleh Menteri Perhubungan RI (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kamis (18/05/2017) malam, pameran ini menampilkan sejumlah karya, mulai dari seni lukis, hingga seni instalasi. Seluruh karya dalam pameran ini didominasi kehidupan petani, yang lekat dengan hewan peliharaan serbaguna, sapi.

Menhub Budi Karya, seusai menijau pameran, menyebut Budi Ubrux sebagai seorang seniman kreatif. Lewat karyanya Budi Ubrux dinilai mampu memotret realitas sosial masyarakat pedesaan yang mulai berubah. Dimana masyarakat petani Jawa tidak lagi membelanjakan harta kekayaanya dalam bentuk Raja Kaya (lambang kekayaan), yakni sawah (tanah) atau sapi yang produktif dan bisa diwariskan. Melainkan harta yang bersifat semu seperti mobil-mobil mewah.

"Karya Budi Ubrux ini penuh dengan kritik sosial. Menggambarkan petani sekarang banyak yang menjual tanah tidak produktif dengan membeli mobil mewah. Bukan untuk membeli sapi atau lahan sawah produktif. Padahal lambang kemewahan tidak harus seperti itu. Tiap masyarakat memiliki kebersahajaan sendiri-sendiri. Dan kebersahajan itu indah. Tidak usah petani mengubah dengan pola yang lain," katanya.

Dalam kesempatan itu Menhub juga mengakatan, Yogyakarta merupakan sebuah kota yang penuh dengan para seniman luar biasa. Hal itu dikatakan relevan dengan keberadaan bandara baru, yang menurutnya akan membuat Yogyakarta semakin eksis dan bersinar. Kolaborasi antara seni dan teknologi diperlukan agar dapat menghasilkan karya besar yang membanggakan bangsa dan negara.

"Adanya bandara internasional baru di Kulonprogo akan membuat semakin banyak tamu wisatawan dari Eropa yang datang ke Jogja. Sehingga Jogja tidak hanya menjadi pusat seni namun juga pusat kebudayaan," katanya.

Suasana Pameran
Selain dihadiri Menhub, acara pembukaan pameran tunggal Budi Ubrux, itu juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan seniman. Mulai dari GBPH Prabukusumo, Butet Kertaradjasa, Kartika Affandi, hingga Nasirun dsb. Dalam kesempatan itu juga sempat dilakukan kolaborasi melukis bersama dalam sebuah kanvas oleh para tokoh tersebut.
Jurnalis : Jatmika H Kusmargana / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Jatmika H Kusmargana
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours