Menteri PUPR: Besok Diresmikan, PLBN Skouw Miliki Potensi Wisata

67

SENIN, 8 MEI 2017

JAYAPURA — Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw yang akan diresmikan besok memiliki potensi tersendiri. Dari laporan dari Kepala BPKLN Provinsi Papua Suzana Wanggai, tiap hari libur menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun luar negeri untuk berfoto ria maupun berbelanja. 

Menteri PU PR Kunjungi PLBN Terpadu Skouw

“Hal tersebut merupakan satu kegiatan yang perlu dikembangkan,” sebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), Basuki Hadimulyono di Perbatasan Skouw-Wutung, Kota Jayapura, Papua, Senin (8/5/2017).

Disebutkan, khusus di papua ini nanti ada jembatan Holtekamp yang tak hanya untuk barang jasa maupun manusia, tetapi di kaki jembatan akan dikembangkan sebagai kawasan wisata.

“Nanti jadi satu dengan ini, inshallah itu jadi satu ikonnya Jayapura mungkin,” ujarnya.

Sementara untuk Pos lintas batas Negara di Merauke sedang dijajaki. Hingga sekarang menurutnya di Sota, Merauke belum siap.

“Pos lintas batas milik PNG kan tak ada disana, kalau kami bangun, mau dijadikan apa disana. Kita akan kerja sama dengan Negara PNG, kalau mereka bangun disana, ya kita bangun juga PLBN,” ucapnya.

Sejauh ini pihaknya membangun dengan mengangkat atau mengadopsi budaya lokal setempat agar lebih dikenal Negara tetangga, termasuk jembatan Holtekamp yang tengah dibangun, disana ada dua suku, itu akan ditonjolkan.

“Nanti ada ornament mewakili dua suku di jembatan Holtekamp dan di kawasan wisatawa. Saya kira kalau ini PLBN ini adopsi budaya rumah suku Tangfa,” tuturnya.

Sekedar diketahui, PLBN Terpadu Skouw, Kota Jayapura yang berbatasan langsung dengan Negara PNG ini merupakan satu dari 7 (tujuh) PLBN yang dibangun Pemerintah Indonesia dengan mengangkat daerah masing-masing antara lain provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu PLBN Terpadu Motaain di Kabupaten Belu, PLBN Terpadu Motamasin di Kabupaten Malaka, PLBN Terpadu Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Ke-empat berada di Kalimantan Barat (Kalbar) PLBN Terpadu Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu dan PLBN Terpadu Aruk di Kabupaten Sambas, di Kalimantan Timur (Kaltim) PLBN Terpadu Entikong tepatnya di Kabupaten Sanggau.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta

Source: CendanaNews

Komentar