Operasi Antik Krakatau Jaring Puluhan Tersangka

41

SENIN, 15 MEI 2017
 
LAMPUNG — Barang bukti sebanyak 303,67 gram narkotika golongan I jenis shabu-shabu, sebanyak 502 gram narkoba golongan I jenis ganja, berhasil diamankan Kepolisian Resor Lampung Selatan. 

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra (mengenakan masker) dengan barang bukti hasil operasi.

Pengamanan barang bukti tersebut, menurut Kepala Kepolisian Resor Lampung Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Adi Ferdian Saputra, merupakan hasil dari operasi yang ditingkatkan dengan sandi Operasi Anti Narkotika (Antik) Krakatau 2017 di jajaran Polda Lampung. Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi Antik sejak bulan April hingga awal Mei 2017 dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 29 orang  dengan rincian sebanyak 26 tersangka laki-laki dan sebanyak 3 orang perempuan yang ditangkap dengan sebanyak 22 laporan polisi.

AKBP Adi Ferdian Saputra menyebut, operasi yang berhasil menjaring 22 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya merupakan kerja keras Polres Lampung Selatan sejak tanggal 27 April hingga 10 Mei 2017. Ia menyebut, beberapa kasus berhasil diungkap oleh jajaran kepolisian sektor (Polsek) di wilayah hukum Polres Lampung Selatan dengan sebanyak 8 kasus. Sebanyak 14 kasus lainnya berhasil diungkap oleh satuan reserse narkoba Polres Lampung Selatan di antaranya di area Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.

“Upaya melakukan pencegahan peredaran narkotika di masyarakat terus dilakukan oleh Polres Lampung Selatan berkoordinasi dengan Polsek dan jajaran terkait untuk mencegah generasi muda dan masyarakat terimbas dampak negatif peredaran narkoba,” terang Kapolres Lampung Selatan dalam ungkap kasus selama Operasi Antik Krakatau di Aula Rupatama Bharadaksa Polres Lamsel, Senin (15/5/2017).

Barang bukti operasi antik Polres Lampung Selatan.

Pengungkapan berbagai kasus narkoba tersebut, terang AKBP Adi Ferdian Saputra, merupakan kerja keras Polres Lampung Selatan dalam menekan peredaran zat-zat haram di masyarakat. Sejauh ini berhasil mengamankan puluhan tersangka dengan ratusan gram barang bukti narkoba berbagai jenis. Ia menyebut, nilai yang berhasil diamankan dari narkoba tersebut sebanyak Rp305 juta,  berarti telah berhasil diselamatkan pula ratusan nyawa jika narkoba tersebut lolos dan dikonsumsi. Selain operasi yang ditingkatkan dalam Operasi Antik Krakatau, Polres Lamsel juga ungkap mantan Wakapolres Lahat Sumatera Selatan tersebut, akan melakukan upaya pencegahan penggunaan narkotika.

Selain berhasil mengamankan puluhan tersangka dengan barang bukti narkotika, Polres Lampung Selatan juga dalam Operasi Antik Krakatau 2017 tersebut berhasil mengamankan 1 orang tersangka yang sudah lama menjadi target operasi (TO) Polres Lampung Selatan. Tersangka bernama Agus Sumanto alias Anton tersebut diamankan oleh Polsek Natar dan sudah terdengar sepak terjangnya dalam bisnis haram penyalahgunaan narkoba di wilayah Natar dan sekitarnya.

Sebagian tersangka narkoba.

“Akibat perbuatannya, para tersangka terancam dikenai Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun pidana penjara,” ungkapnya.

Selain operasi di sejumlah Polsek, Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan juga terus melakukan pengawasan di pintu masuk dan pintu keluar Pelabuhan Bakauheni. Upaya pengetatan pengamanan tersebut dilakukan untuk mencegah penyelundupan narkotika menggunakan berbagai jenis kendaraan yang digunakan sebagai modus penyelundupan barang terlarang dari wilayah Pulau Sumatera dan sebaliknya ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Source: CendanaNews

Komentar